Kemenko PM: Kasus Amsal Sitepu Ancaman bagi Inovasi Ekonomi Kreatif

Senin, 30 Maret 2026 - 17:33 WIB
loading...
Kemenko PM: Kasus Amsal...
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menilai kasus hukum yang menjerat pekerja kreatif Amsal Christy Sitepu sebagai peringatan serius bagi keberlangsungan ekonomi kreatif. Perkara tersebut dinilai berpotensi mengganggu perlindungan profesi dan iklim inovasi di sektor kreatif.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, menegaskan kasus ini merupakan alarm keras bagi masa depan ekosistem kreatif Indonesia.

"Tuduhan korupsi yang dialamatkan kepada saudara Amsal, hanya karena perbedaan persepsi nilai jasa profesional, merupakan bentuk kriminalisasi yang dapat mematikan gairah inovasi di tingkat akar rumput," ujar Leontinus seperti dikutip, Senin (30/3/2026).

Baca Juga: Kasus Videografer Amsal Sitepu, Komisi III DPR Soroti Ketidakpastian Harga Jasa Kreatif

Menurut Leontinus, Amsal merupakan representasi jutaan talenta kreatif yang berkontribusi membangun narasi bangsa melalui karya visual. Namun, dalam kasus ini, ia justru dinilai menjadi korban dari ketidakpahaman sistem hukum terhadap nilai ide dan karya intelektual.



Ia menilai tidak masuk akal ketika hasil pekerjaan yang telah diakui oleh pengguna jasa, dalam hal ini para kepala desa, justru dinilai "nol rupiah" oleh audit administratif pada komponen penting seperti konsep, editing, dan dubbing. Padahal, dalam industri kreatif, aspek pascaproduksi merupakan inti nilai tambah sebuah karya.

Leontinus juga menegaskan bahwa Amsal hanya bertindak sebagai penyedia jasa profesional yang mengajukan proposal secara transparan sesuai kompetensi. Ia menekankan bahwa yang bersangkutan bukan pemegang otoritas anggaran yang menentukan alokasi dana negara.

Baca Juga: Kasus Amsal Sitepu di Sumut, Kawendra: Jangan Zalimi Pejuang Ekraf

Sebagai koordinator sektor pemberdayaan masyarakat, Kemenko PM menegaskan perlindungan terhadap pelaku industri kreatif merupakan hal mendasar bagi keberlanjutan ekonomi nasional. Jika kasus serupa terus terjadi, hal itu dikhawatirkan dapat merusak kepercayaan publik terhadap kolaborasi antara pemerintah dan komunitas kreatif.

Leontinus menambahkan, perhatian dari pimpinan Komisi III DPR RI terhadap kasus ini diharapkan dapat memberikan dorongan moral bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk tetap berkarya tanpa rasa takut, selama berada dalam koridor hukum yang berlaku.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
ASEAN-India Bazaar 2026...
ASEAN-India Bazaar 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis Lintas Kawasan
Akad Massal KUR 1.000...
Akad Massal KUR 1.000 UMKM, BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali
Sektor Ekraf Serap 27,4...
Sektor Ekraf Serap 27,4 Juta Pekerja, CapCut Dorong Digitalisasi Konten
Perkuat Ekonomi Kreatif,...
Perkuat Ekonomi Kreatif, Kemenko PM Gelar Pasar 1001 Malam di Banda Aceh
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Rekomendasi
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Lagu Sedia Aku Sebelum...
Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan Viral di Australia, Gita Idgitaf Ungkap Sempat Tertekan
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
Berita Terkini
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved