PHE ONWJ Tuntaskan Fase Kritis Proyek OO-OX, Siap Tambah Produksi 3.000 BOPD
Senin, 30 Maret 2026 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Ketepatan waktu penyelesaian fase ini dinilai sangat vital untuk menjaga kesinambungan pasokan gas ke Kilang Balongan guna memastikan kelancaran produksi bahan bakar minyak (BBM) nasional. Keberhasilan eksekusi proyek tersebut didukung oleh kolaborasi lintas fungsi yang solid serta penerapan prinsip 4P, yakni People, Plant, Process, dan Product di setiap tahapan pekerjaan.
Aspek keselamatan kerja menjadi catatan prestasi tersendiri dalam proyek ini dengan capaian lebih dari 3 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan (Lost Time Incident). Hal ini membuktikan konsistensi tim dalam menjaga standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) meskipun menghadapi risiko operasional yang kompleks dan pekerjaan simultan berintensitas tinggi.
Baca Juga: PHE ONWJ Lepas Anjungan OOA ke Pesisir Laut Jawa
General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama, menegaskan bahwa pencapaian ini memastikan proyek tetap berada dalam jalur yang tepat untuk beroperasi sesuai target (on-stream). Ia menekankan bahwa prinsip Safer, Faster, Better yang diimplementasikan di Zona 5 merupakan fondasi utama dalam memberikan hasil terbaik bagi pemenuhan kebutuhan migas dalam negeri. Saat ini, Proyek OO-OX telah memasuki tahap komisioning (commissioning) dan ditargetkan mulai berproduksi penuh pada Kuartal I 2026. Proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap target produksi migas nasional serta mendukung stabilitas pasokan energi di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.
Aspek keselamatan kerja menjadi catatan prestasi tersendiri dalam proyek ini dengan capaian lebih dari 3 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan (Lost Time Incident). Hal ini membuktikan konsistensi tim dalam menjaga standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) meskipun menghadapi risiko operasional yang kompleks dan pekerjaan simultan berintensitas tinggi.
Baca Juga: PHE ONWJ Lepas Anjungan OOA ke Pesisir Laut Jawa
General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama, menegaskan bahwa pencapaian ini memastikan proyek tetap berada dalam jalur yang tepat untuk beroperasi sesuai target (on-stream). Ia menekankan bahwa prinsip Safer, Faster, Better yang diimplementasikan di Zona 5 merupakan fondasi utama dalam memberikan hasil terbaik bagi pemenuhan kebutuhan migas dalam negeri. Saat ini, Proyek OO-OX telah memasuki tahap komisioning (commissioning) dan ditargetkan mulai berproduksi penuh pada Kuartal I 2026. Proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap target produksi migas nasional serta mendukung stabilitas pasokan energi di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.
(nng)
Lihat Juga :