Heboh! Harga Bensin Pertamax Naik Sampai Rp17.850 per Liter Awal April

Senin, 30 Maret 2026 - 19:58 WIB
loading...
Heboh! Harga Bensin...
Masyarakat dihebohkan dengan kabar kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) naik signifikan per 1 April 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Masyarakat dihebohkan dengan kabar kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) naik signifikan per 1 April 2026. Mengutip data Bercap Confidential yang beredar pada Senin (30/3), harga BBM jenis Pertamax naik Rp5.550 menjadi Rp17.850 per liter dari semula Rp12.300 per liter.

Kenaikan juga berlaku untuk Pertamax Green yang naik Rp6.250 menjadi Rp19.150 per liter dari semula Rp12.900 per liter. Sementara itu Pertamax Turbo naik Rp6.350 menjadi Rp19.150 per liter dari Rp6.350 pet liter. Selanjutnya Dex naik Rp9.450 menjadi Rp23.950 per liter dari semula Rp14.500 per liter. Kemudian Dexlite naik Rp9.450 per liter menjadi Rp23.650 per liter dari semula Rp14.200 per liter.

Baca Juga: 10 Negara yang Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI

Disebutkan bahwa kenaikan harga BBM non subsidi Pertamina tidak lepas dari HIP kenaikan harga Gasoline RON 92 naik 63,44 persen (46,15 USD/bbl dari 3,91 USD/bbl menjadi 120,06 USD/bbl, atau baik 62,99 persen (Rp4.925 per liter) dari Rp7.818 per liter. Kemudian HIP Gasoil 250ppm nail 90,65 persen(79,08 USD/bbl) dari 87,23 USD/bbl menjadi Rp166,31 USD/bbl, atau naik 91,30 persen (Rp8.425 per liter) dari Rp9.228 per liter.



"Skema harga Gasoline dan Gasoil naik sejalan dengan tren HIP dalam upaya mendukung arahan Pemerintah untuk hemat energi akibat situasi perang US-Israel vs Iran yang menyebabkan harga minyak dunia naik ekstrim dan terjadi gangguan 20% pasokan minyak dunia di Selat Hormuz," tulis keterangan tersebut.

Baca Juga: Krisis Selat Hormuz Makin Parah, Lebih dari 40 Negara Terapkan Darurat BBM

Selain itu kenaikan harga BBM dipicu pelemahan kurs Rupiah terhadap dolar AS sebesar 0,34 persen (Rp58/USD) dari Rp16.819/USD menjadi Rp16.877/USD. Terpisah, Ekonom Universitas Airlangga (UNAIR), Wisnu Wibowo mengatakan, kenaikan harga BBM sebagai konsekuensi logis dari mekanisme pasar internasional. "Kenaikan harga BBM nonsubsidi dinilai sebagai konsekuensi logis karena skema penetapannya mengikuti harga pasar internasional," ujar dia.

Wisnu memproyeksikan kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan lebih dari 10%. Adapun penyebab kenaikan harga dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah, acuan harga Mean of Platts Singapore (MOPS), hingga kurs rupiah terhadap dolar AS.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Salah Umumkan Ayah Messi...
Salah Umumkan Ayah Messi Meninggal, Presenter Argentina Mundur
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Infografis
Pemerintah Bocorkan...
Pemerintah Bocorkan Soal Potensi Harga BBM Naik per 1 Juli Nanti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved