Mitigasi Risiko Fiskal, Ekonom Ungkap Peran Krusial Belanja Lain-Lain dalam APBN Sebagai Bantalan
Selasa, 31 Maret 2026 - 11:43 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu kontribusi terbesar BLL dalam beberapa tahun terakhir adalah kemampuannya menyerap beban kompensasi energi guna menjaga daya beli masyarakat.
Pada APBN 2026, pemerintah diprakirakan telah mencadangkan sekitar Rp200 triliun dalam pos ini untuk memastikan stabilitas harga energi domestik di tengah tantangan harga minyak global.
Awalil mencatat bahwa strategi pengalokasian ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan realokasi antarfungsi secara dinamis, termasuk untuk fungsi ekonomi dan pertahanan.
"Meskipun demikian, postur APBN dan BLL cukup antisipatif. BLL dalam APBN 2022 telah dialokasikan sebesar Rp494,41 triliun. Direalisasikan sebesar Rp404,39 triliun (81,79 persen), dan yang terbesar untuk kompensasi energi,” ungkap Awalil.
Baca Juga: Purbaya Matangkan Skenario Efisiensi, Anggaran Kementerian Dipotong Besar-besaran
Adapun pengelolaan kewajiban pembayaran kompensasi energi berperan dalam menjaga rasio defisit anggaran agar tetap berada dalam batas aman yang ditetapkan undang-undang. Dengan manajemen waktu pembayaran yang tepat, pemerintah dapat menyeimbangkan arus kas negara tanpa mengganggu momentum pertumbuhan.
Pada APBN 2026, pemerintah diprakirakan telah mencadangkan sekitar Rp200 triliun dalam pos ini untuk memastikan stabilitas harga energi domestik di tengah tantangan harga minyak global.
Awalil mencatat bahwa strategi pengalokasian ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan realokasi antarfungsi secara dinamis, termasuk untuk fungsi ekonomi dan pertahanan.
"Meskipun demikian, postur APBN dan BLL cukup antisipatif. BLL dalam APBN 2022 telah dialokasikan sebesar Rp494,41 triliun. Direalisasikan sebesar Rp404,39 triliun (81,79 persen), dan yang terbesar untuk kompensasi energi,” ungkap Awalil.
Baca Juga: Purbaya Matangkan Skenario Efisiensi, Anggaran Kementerian Dipotong Besar-besaran
Adapun pengelolaan kewajiban pembayaran kompensasi energi berperan dalam menjaga rasio defisit anggaran agar tetap berada dalam batas aman yang ditetapkan undang-undang. Dengan manajemen waktu pembayaran yang tepat, pemerintah dapat menyeimbangkan arus kas negara tanpa mengganggu momentum pertumbuhan.
Lihat Juga :