Kinerja Positif, Jamkrindo Syariah Bukukan Laba Bersih Rp141,03 Miliar di 2025
Rabu, 01 April 2026 - 17:26 WIB
loading...
Jamkrindo Syariah mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang 2025 dengan lonjakan laba bersih yang signifikan. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Penjaminan Jamkrindo Syariah mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang 2025 dengan lonjakan laba bersih yang signifikan. Peningkatan ini mencerminkan penguatan fundamental bisnis di tengah dinamika industri penjaminan.
"Kinerja positif ini merupakan buah dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fundamental perusahaan, baik dari sisi manajemen risiko, efisiensi operasional, maupun pengembangan bisnis yang lebih berkualitas," ujar Direktur Utama Jamkrindo Syariah Hari Purnomo dalam keterangan resmi, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga: Jamkrindo Syariah Salurkan Zakat Perusahaan Senilai Rp1,09 Miliar
Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit, Jamkrindo Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp141,03 miliar pada 2025, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp54,11 miliar. Kinerja tersebut didorong oleh strategi pengelolaan risiko yang lebih terukur serta peningkatan kualitas portofolio penjaminan.
Dari sisi operasional, laba sebelum zakat dan pajak tercatat mencapai Rp168,37 miliar, naik signifikan dari Rp54,13 miliar pada 2024. Peningkatan ini ditopang oleh optimalisasi pendapatan investasi dan penerapan underwriting yang lebih selektif.
Sementara, total aset perusahaan tumbuh menjadi Rp2,46 triliun dari sebelumnya Rp2,41 triliun. Ekuitas juga meningkat menjadi Rp1,41 triliun, menunjukkan penguatan struktur permodalan perusahaan. Jamkrindo Syariah juga mencatatkan penghasilan komprehensif sebesar Rp161,69 miliar yang semakin memperkuat posisi keuangan secara keseluruhan. Capaian ini menandakan keberlanjutan kinerja positif perusahaan dalam menjaga stabilitas bisnis.
Baca Juga: Jamkrindo Syariah Salurkan Zakat Perusahaan untuk Korban Banjir di Sumatera
Dari aspek tata kelola, laporan keuangan 2025 telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia). Hal ini mencerminkan tingkat transparansi dan akuntabilitas yang baik dalam pengelolaan keuangan.
Selain itu, perusahaan juga telah memenuhi ketentuan regulator terkait Gearing Ratio sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, sebagai bagian dari komitmen menjaga kesehatan keuangan. Ke depan, Jamkrindo Syariah akan terus memperkuat peran dalam mendukung pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah nasional.
"Kinerja positif ini merupakan buah dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fundamental perusahaan, baik dari sisi manajemen risiko, efisiensi operasional, maupun pengembangan bisnis yang lebih berkualitas," ujar Direktur Utama Jamkrindo Syariah Hari Purnomo dalam keterangan resmi, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga: Jamkrindo Syariah Salurkan Zakat Perusahaan Senilai Rp1,09 Miliar
Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit, Jamkrindo Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp141,03 miliar pada 2025, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp54,11 miliar. Kinerja tersebut didorong oleh strategi pengelolaan risiko yang lebih terukur serta peningkatan kualitas portofolio penjaminan.
Dari sisi operasional, laba sebelum zakat dan pajak tercatat mencapai Rp168,37 miliar, naik signifikan dari Rp54,13 miliar pada 2024. Peningkatan ini ditopang oleh optimalisasi pendapatan investasi dan penerapan underwriting yang lebih selektif.
Sementara, total aset perusahaan tumbuh menjadi Rp2,46 triliun dari sebelumnya Rp2,41 triliun. Ekuitas juga meningkat menjadi Rp1,41 triliun, menunjukkan penguatan struktur permodalan perusahaan. Jamkrindo Syariah juga mencatatkan penghasilan komprehensif sebesar Rp161,69 miliar yang semakin memperkuat posisi keuangan secara keseluruhan. Capaian ini menandakan keberlanjutan kinerja positif perusahaan dalam menjaga stabilitas bisnis.
Baca Juga: Jamkrindo Syariah Salurkan Zakat Perusahaan untuk Korban Banjir di Sumatera
Dari aspek tata kelola, laporan keuangan 2025 telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia). Hal ini mencerminkan tingkat transparansi dan akuntabilitas yang baik dalam pengelolaan keuangan.
Selain itu, perusahaan juga telah memenuhi ketentuan regulator terkait Gearing Ratio sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, sebagai bagian dari komitmen menjaga kesehatan keuangan. Ke depan, Jamkrindo Syariah akan terus memperkuat peran dalam mendukung pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah nasional.
(nng)
Lihat Juga :