Penjualan Turun, Laba Tahun Berjalan Indocement Tetap Meningkat 12%
Kamis, 02 April 2026 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Kinerja operasional turut diperkuat dengan perbaikan beban operasi lain yang turun menjadi minus Rp49,9 miliar, serta margin laba usaha yang tercatat 15,3% dan margin EBITDA sebesar 24,1%.
Baca Juga: Menhub Klaim Arus Mudik–Balik Lebaran 2026 Lebih Lancar, Kecepatan Rerata Kendaraan 81 Km/Jam
Secara keseluruhan, laba tahun berjalan Indocement pada 2025 mencapai Rp2,2 triliun atau meningkat 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan beban pajak penghasilan sebesar 7,1% turut mendukung peningkatan laba tersebut.
Manajemen memperkirakan tekanan permintaan akibat musim hujan dan libur Idulfitri hanya berdampak pada kuartal I-2026. Memasuki kuartal II, permintaan semen diproyeksikan meningkat seiring musim kering dan naiknya aktivitas konstruksi, meski risiko kenaikan biaya energi akibat ketidakpastian geopolitik tetap perlu diantisipasi.
Baca Juga: Menhub Klaim Arus Mudik–Balik Lebaran 2026 Lebih Lancar, Kecepatan Rerata Kendaraan 81 Km/Jam
Secara keseluruhan, laba tahun berjalan Indocement pada 2025 mencapai Rp2,2 triliun atau meningkat 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan beban pajak penghasilan sebesar 7,1% turut mendukung peningkatan laba tersebut.
Manajemen memperkirakan tekanan permintaan akibat musim hujan dan libur Idulfitri hanya berdampak pada kuartal I-2026. Memasuki kuartal II, permintaan semen diproyeksikan meningkat seiring musim kering dan naiknya aktivitas konstruksi, meski risiko kenaikan biaya energi akibat ketidakpastian geopolitik tetap perlu diantisipasi.
(nng)
Lihat Juga :