Laba Nobu Bank Melonjak 46%, Ekosistem QRIS Tembus 2 Juta Merchant
Kamis, 02 April 2026 - 16:53 WIB
loading...
PT Bank Nationalnobu Tbk (Nobu Bank) mencatat kinerja keuangan impresif sepanjang 2025 dengan pertumbuhan laba bersih yang signifikan. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Nationalnobu Tbk (Nobu Bank) mencatat kinerja keuangan impresif sepanjang 2025 dengan pertumbuhan laba bersih yang signifikan. Penguatan bisnis ritel dan ekspansi ekosistem pembayaran digital menjadi penopang utama kinerja tersebut.
"Ke depan, Nobu Bank akan terus memperkuat pada pengembangan ekosistem pembayaran digital, perluasan jaringan merchant, serta pertumbuhan kredit yang berkualitas pada sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan," tulis manajemen Nobu Bank dalam keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Nobu Bank Tunjukkan Kinerja Solid di Tengah Dinamika Industri Perbankan
Sepanjang 2025, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp481,3 miliar atau meningkat 46,30% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, efisiensi operasional, serta penguatan pendapatan berbasis transaksi.
Total aset Nobu Bank tercatat mencapai Rp41,2 triliun atau tumbuh 23,67% secara tahunan, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 18,76% menjadi Rp28,9 triliun. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan nasabah terhadap produk dan layanan perseroan.
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit mencapai Rp24,2 triliun atau tumbuh 20,07%, dengan kontribusi utama berasal dari segmen konsumer, khususnya Kredit Pemilikan Rumah (KPR), serta sektor UKM dan mikro. Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) rendah di level 0,44% (gross).
Pendapatan berbasis komisi (fee based income) juga meningkat signifikan dengan kontribusi 16,6% terhadap total pendapatan. Kinerja ini ditopang oleh layanan transaksi digital, agent banking, bancassurance, serta administrasi kredit.
Baca Juga: Perluas Akses Rumah Subsidi, Begini Strategi Bank Nobu
Dalam pengembangan bisnis digital, Nobu Bank mencatat ekspansi signifikan dengan jumlah merchant QRIS yang telah melampaui 2 juta serta didukung lebih dari 143 ribu jaringan agent banking di seluruh Indonesia. Capaian ini memperkuat posisi perseroan dalam ekosistem pembayaran digital nasional.
Secara keseluruhan, rasio keuangan perseroan tetap berada pada level sehat, dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 22,29%, Return on Assets (ROA) 1,67%, Return on Equity (ROE) 13,07%, serta Loan to Deposit Ratio (LDR) 83,68%. Dengan fondasi tersebut, Nobu Bank optimistis dapat menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi dan percepatan digitalisasi sektor keuangan.
"Ke depan, Nobu Bank akan terus memperkuat pada pengembangan ekosistem pembayaran digital, perluasan jaringan merchant, serta pertumbuhan kredit yang berkualitas pada sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan," tulis manajemen Nobu Bank dalam keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Nobu Bank Tunjukkan Kinerja Solid di Tengah Dinamika Industri Perbankan
Sepanjang 2025, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp481,3 miliar atau meningkat 46,30% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, efisiensi operasional, serta penguatan pendapatan berbasis transaksi.
Total aset Nobu Bank tercatat mencapai Rp41,2 triliun atau tumbuh 23,67% secara tahunan, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 18,76% menjadi Rp28,9 triliun. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan nasabah terhadap produk dan layanan perseroan.
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit mencapai Rp24,2 triliun atau tumbuh 20,07%, dengan kontribusi utama berasal dari segmen konsumer, khususnya Kredit Pemilikan Rumah (KPR), serta sektor UKM dan mikro. Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) rendah di level 0,44% (gross).
Pendapatan berbasis komisi (fee based income) juga meningkat signifikan dengan kontribusi 16,6% terhadap total pendapatan. Kinerja ini ditopang oleh layanan transaksi digital, agent banking, bancassurance, serta administrasi kredit.
Baca Juga: Perluas Akses Rumah Subsidi, Begini Strategi Bank Nobu
Dalam pengembangan bisnis digital, Nobu Bank mencatat ekspansi signifikan dengan jumlah merchant QRIS yang telah melampaui 2 juta serta didukung lebih dari 143 ribu jaringan agent banking di seluruh Indonesia. Capaian ini memperkuat posisi perseroan dalam ekosistem pembayaran digital nasional.
Secara keseluruhan, rasio keuangan perseroan tetap berada pada level sehat, dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 22,29%, Return on Assets (ROA) 1,67%, Return on Equity (ROE) 13,07%, serta Loan to Deposit Ratio (LDR) 83,68%. Dengan fondasi tersebut, Nobu Bank optimistis dapat menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi dan percepatan digitalisasi sektor keuangan.
(nng)
Lihat Juga :