Perkuat Daya Saing Global, Lab Indonesia ke-8 Jadi Motor Inovasi dan Efisiensi Industri
Kamis, 02 April 2026 - 10:08 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kebutuhan terhadap layanan dan teknologi laboratorium di tanah air terus meningkat. Seiring dengan pertumbuhan industri manufaktur dan berbagai program nasional untuk meningkatkan kualitas produksi, pengendalian mutu, serta kepatuhan terhadap standar industri.
Bisa dikatakan, peran laboratorium ini semakin diakui sebagai fondasi penting dalam mendukung riset, inovasi, dan pengembangan industri lintas sektor.
Di Indonesia sendiri, permintaan terhadap layanan serta teknologi laboratorium terus mengalami peningkatan, seiring ekspansi sektor manufaktur dan berbagai inisiatif nasional untuk dapat meningkatkan kualitas produksi, pengendalian mutu, serta kepatuhan terhadap standar industri.
Saat ini, jumlah laboratorium kesehatan masyarakat di Indonesia telah melampaui 10.500 unit, sementara nilai pasar laboratorium klinis nasional diperkirakan menembus lebih dari USD 3,1 miliar pada 2027.
Melihat hal itu, Lab Indonesia 2026 kembali digelar tahun ini pada 15–17 April di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, mengusung tema “Shaping the Future of Indonesia’s Laboratory Industry: Innovation, Standards, and Global Competitiveness.”
Memasuki edisi ke-8, Lab Indonesia telah berkembang menjadi pameran industri laboratorium di Indonesia yang mencakup sektor produk kimia untuk sektor medis, farmasi, pendidikan, dan penelitian ilmiah.
Lebih dari sekadar pameran, Lab Indonesia juga berperan sebagai platform bisnis strategis yang mempertemukan inovasi, penemuan, serta teknologi laboratorium dari berbagai negara untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.
Bisa dikatakan, peran laboratorium ini semakin diakui sebagai fondasi penting dalam mendukung riset, inovasi, dan pengembangan industri lintas sektor.
Di Indonesia sendiri, permintaan terhadap layanan serta teknologi laboratorium terus mengalami peningkatan, seiring ekspansi sektor manufaktur dan berbagai inisiatif nasional untuk dapat meningkatkan kualitas produksi, pengendalian mutu, serta kepatuhan terhadap standar industri.
Saat ini, jumlah laboratorium kesehatan masyarakat di Indonesia telah melampaui 10.500 unit, sementara nilai pasar laboratorium klinis nasional diperkirakan menembus lebih dari USD 3,1 miliar pada 2027.
Melihat hal itu, Lab Indonesia 2026 kembali digelar tahun ini pada 15–17 April di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, mengusung tema “Shaping the Future of Indonesia’s Laboratory Industry: Innovation, Standards, and Global Competitiveness.”
Memasuki edisi ke-8, Lab Indonesia telah berkembang menjadi pameran industri laboratorium di Indonesia yang mencakup sektor produk kimia untuk sektor medis, farmasi, pendidikan, dan penelitian ilmiah.
Lebih dari sekadar pameran, Lab Indonesia juga berperan sebagai platform bisnis strategis yang mempertemukan inovasi, penemuan, serta teknologi laboratorium dari berbagai negara untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.
Lihat Juga :