Perkuat Daya Saing Global, Lab Indonesia ke-8 Jadi Motor Inovasi dan Efisiensi Industri
Kamis, 02 April 2026 - 10:08 WIB
loading...
A
A
A
Perkembangan ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan industri teknologi laboratorium global, yang diperkirakan meningkat dari USD 258,71 miliar pada 2023 menjadi sekitar USD 468,15 miliar pada 2032.
Dalam lanskap industri yang semakin kompetitif tersebut, kolaborasi antara industri, regulator, dan institusi akademik menjadi semakin penting dalam mendorong inovasi serta meningkatkan daya saing nasional.
Dengan pemindahan tempat ke ICE BSD City, Lab Indonesia 2026 juga akan hadir dengan skala pameran yang lebih besar di atas lahan seluas lebih dari 14.500 meter persegi, menargetkan lebih dari 300 perusahaan exhibitor serta sekitar 15.000 pengunjung profesional dari berbagai sektor industri.
Selain itu, empat paviliun internasional dari China, Jerman, Korea, dan Malaysia juga dijadwalkan berpartisipasi, diikuti oleh perusahaan-perusahaan ternama dari 16 negara/wilayah.
Kristi Wulandari, Deputy Event Director dari PT Pamerindo Indonesia selaku penyelenggara Lab Indonesia 2026, menyampaikan optimismenya terhadap penyelenggaraan tahun ini, terutama dengan perpindahan lokasi ke ICE BSD City yang memungkinkan peningkatan skala partisipasi industri.
“Besarnya partisipasi perusahaan internasional yang akan menghadiri Lab Indonesia 2026 menunjukkan bahwa Indonesia semakin dipandang sebagai pasar yang penting bagi industri teknologi laboratorium. Kami berharap Lab Indonesia dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan industri dan riset di Indonesia,” tegasnya.
Tingginya minat perusahaan internasional juga tercermin dari tingkat kepuasan peserta pameran pada penyelenggaraan sebelumnya.
Dalam lanskap industri yang semakin kompetitif tersebut, kolaborasi antara industri, regulator, dan institusi akademik menjadi semakin penting dalam mendorong inovasi serta meningkatkan daya saing nasional.
Dengan pemindahan tempat ke ICE BSD City, Lab Indonesia 2026 juga akan hadir dengan skala pameran yang lebih besar di atas lahan seluas lebih dari 14.500 meter persegi, menargetkan lebih dari 300 perusahaan exhibitor serta sekitar 15.000 pengunjung profesional dari berbagai sektor industri.
Selain itu, empat paviliun internasional dari China, Jerman, Korea, dan Malaysia juga dijadwalkan berpartisipasi, diikuti oleh perusahaan-perusahaan ternama dari 16 negara/wilayah.
Kristi Wulandari, Deputy Event Director dari PT Pamerindo Indonesia selaku penyelenggara Lab Indonesia 2026, menyampaikan optimismenya terhadap penyelenggaraan tahun ini, terutama dengan perpindahan lokasi ke ICE BSD City yang memungkinkan peningkatan skala partisipasi industri.
“Besarnya partisipasi perusahaan internasional yang akan menghadiri Lab Indonesia 2026 menunjukkan bahwa Indonesia semakin dipandang sebagai pasar yang penting bagi industri teknologi laboratorium. Kami berharap Lab Indonesia dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan industri dan riset di Indonesia,” tegasnya.
Tingginya minat perusahaan internasional juga tercermin dari tingkat kepuasan peserta pameran pada penyelenggaraan sebelumnya.
Lihat Juga :