BPDLH dan Sektor Swasta Perkuat Pembiayaan Hijau bagi Petani Agroforestri

Kamis, 02 April 2026 - 20:42 WIB
loading...
BPDLH dan Sektor Swasta...
BPDLH memperkuat pembiayaan ekonomi hijau melalui kolaborasi dengan perusahaan swasta global di sektor agroforestri. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) memperkuat pembiayaan ekonomi hijau melalui kolaborasi dengan perusahaan swasta global di sektor agroforestri. Sinergi ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga keberlanjutan hutan melalui skema pembiayaan inovatif.

"Kelompok tani hutan perlu berkembang menjadi entitas usaha yang profesional, memiliki tata kelola yang baik, serta mampu mengelola dan memanfaatkan dana bergulir secara optimal dan bertanggung jawab," ujar Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Catur Endah Prasetiani dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: MoU Kerja Sama RI-Norwegia Tentang Kehutanan dan Iklim Diperpanjang hingga 2030

Kerja sama ini melibatkan PT Mars Symbioscience Indonesia bersama PT Olam Food Ingredients Indonesia dan PT Papandayan Cocoa Industries (Barry Callebaut) sebagai mitra offtaker. Kolaborasi tersebut mengintegrasikan dukungan teknis sektor swasta dengan instrumen keuangan BPDLH guna membangun rantai pasok yang transparan, akuntabel, dan memiliki daya telusur tinggi.



Melalui Fasilitas Dana Bergulir (FDB), BPDLH menyalurkan pembiayaan kepada kelompok tani hutan dan pelaku perhutanan sosial. Skema ini dirancang fleksibel dengan menyesuaikan siklus usaha agroforestri, serta menggabungkan pembiayaan dan pendampingan teknis melalui pendekatan blended finance.

Program ini telah menjangkau ratusan petani di berbagai daerah, antara lain 500 petani kakao di Sulawesi Selatan, 200 petani kakao di Lampung, serta 150 petani kopi di Jawa Timur dan Lampung. Selain itu, pembiayaan juga diberikan kepada kelompok tani di Kediri untuk pengembangan usaha berbasis tunda tebang mangga podang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Surveyor Indonesia Perkuat...
Surveyor Indonesia Perkuat Peran ESG Assurance untuk Dorong Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Hijau
WTJJ Bidik Pendanaan...
WTJJ Bidik Pendanaan Hijau lewat Transformasi Bisnis Berbasis ESG
Indonesia Butuh Investasi...
Indonesia Butuh Investasi Rp3.000 Triliun demi Transisi Energi, Dari Mana Duitnya?
BNI Agresif Dorong Pembiayaan...
BNI Agresif Dorong Pembiayaan Hijau, Portofolio Capai Rp13,37 Triliun
Dukung 3 Juta Rumah,...
Dukung 3 Juta Rumah, Ketum Kadin Anin Kedepankan Pembiayaan Hijau hingga Prinsip ESG
PLN Kantongi Suntikan...
PLN Kantongi Suntikan Dana Segar Rp12 Triliun, Buat Apa?
Investasi Hijau Rp350...
Investasi Hijau Rp350 Miliar Siap Perluas Energi Surya di Berbagai Sektor
Rekomendasi
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved