Harga Emas Diramal Tembus Rp3 Juta per Gram, Sentimen Perang Jadi Pemicu

Minggu, 05 April 2026 - 18:34 WIB
loading...
Harga Emas Diramal Tembus...
Harga emas dunia dan logam mulia diperkirakan berpeluang mencetak rekor baru pada pekan depan, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Harga emas dunia dan logam mulia diperkirakan berpeluang mencetak rekor baru pada pekan depan, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global. Sentimen perang Amerika Serikat (AS) versus Iran membuat geopoolitik di kawasan Timur Tengah hingga konflik di Eropa Timur memanas, hingga menjadi pendorong utama lonjakan harga komoditas safe haven tersebut.

Analis Keuangan Ibrahim Assuaibi mengatakan, emas masih menjadi pilihan utama investor di tengah ketidakpastian global. Kondisi ini membuka peluang harga logam mulia di dalam negeri menembus level psikologis Rp3 juta per gram.

“Dalam situasi geopolitik yang memanas, investor cenderung mengalihkan aset ke emas . Ini yang membuat harga berpotensi terus naik,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Minggu (5/4/2026).

Baca Juga: Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini, Termurah Rp1,47 Juta per Gram

Ia menjelaskan, harga emas dunia sebelumnya ditutup di kisaran USD4.671 per troy ounce dan berpeluang menguat ke level resistance di USD4.878 hingga USD5.080 per troy ounce. Jika level tersebut tercapai, harga logam mulia domestik diperkirakan menyentuh Rp2,89 juta hingga Rp3 juta per gram.



Namun demikian, Ibrahim juga mengingatkan adanya potensi koreksi jangka pendek. Level support harga emas dunia berada di kisaran USD4.543 hingga USD4.358 per troy ounce. Sementara untuk logam mulia, support diperkirakan di level Rp2,82 juta hingga Rp2,78 juta per gram.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Rekomendasi
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved