Harga Emas Diramal Tembus Rp3 Juta per Gram, Sentimen Perang Jadi Pemicu

Minggu, 05 April 2026 - 18:34 WIB
loading...
A A A
“Jika terjadi koreksi, itu menjadi peluang bagi investor, termasuk bank sentral global, untuk kembali melakukan akumulasi emas,” jelasnya.

Selain faktor geopolitik, penguatan dolar AS turut memengaruhi pergerakan harga emas. Meski secara teori dolar yang kuat dapat menekan emas, dalam kondisi ketidakpastian tinggi keduanya justru bisa menguat bersamaan karena sama-sama menjadi aset lindung nilai.

Baca Juga: Harga Emas Anjlok Parah di Libur Panjang Paskah, Turun Rp65 Ribu

Ibrahim menambahkan, meningkatnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan sejumlah negara dan kelompok milisi berpotensi memperpanjang ketegangan global. Di sisi lain, perang Rusia-Ukraina yang kembali memanas juga menambah tekanan terhadap stabilitas ekonomi dunia.

Kondisi tersebut mendorong permintaan emas tetap tinggi, baik dari investor ritel maupun institusi. Bahkan, pembelian emas oleh bank sentral di berbagai negara diperkirakan akan terus berlanjut sebagai langkah diversifikasi cadangan devisa.

“Selama ketidakpastian global masih tinggi, tren kenaikan emas akan tetap terjaga. Target Rp3 juta per gram sangat terbuka untuk dicapai,” pungkas Ibrahim.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
Satu Dekade Membangun...
Satu Dekade Membangun Literasi Keuangan Berbasis Emas di Indonesia
Profil David Rush, Eks...
Profil David Rush, Eks Pejabat CIA Miliki 303 Emas Batangan Bermodal Ijazah Palsu
FBI Gerebek Rumah Eks...
FBI Gerebek Rumah Eks Pejabat CIA, Sita 303 Emas Batangan, 35 Arloji Mewah, dan Banyak Uang Tunai
Rekomendasi
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Berita Terkini
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved