Pertamina dan Ditjen Migas Tinjau Distribusi LPG, Pastikan Pasokan Aman

Minggu, 05 April 2026 - 21:20 WIB
loading...
Pertamina dan Ditjen...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB bersama Ditjen Migas Kementerian ESDM melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lembaga penyalur LPG di Bekasi dan Jakarta Utara. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat bersama Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lembaga penyalur LPG di Bekasi dan Jakarta Utara pada 3–4 April 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan energi bagi masyarakat.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB Freddy Anwar menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga pasokan LPG, khususnya subsidi 3 kg.
“Pertamina memastikan pasokan LPG, terutama LPG 3 kg, tetap tersedia dengan baik di lapangan. Hal ini dikarenakan kami terus melakukan pemantauan secara rutin di seluruh jalur distribusi,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Minggu (5/4/2026).

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Region JBB Jamin Ketersediaan BBM dan LPG di Jawa Barat

Peninjauan hari pertama dilakukan di wilayah Bekasi, Jawa Barat, dengan mengunjungi Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Sapta Arta Setia. Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan sarana dan fasilitas untuk memastikan operasional berjalan optimal dalam mendukung penyaluran LPG.

Selain itu, tim juga meninjau sejumlah pangkalan LPG di Bekasi guna memastikan distribusi LPG 3 kg sesuai ketentuan, terutama terkait berat dan kuantitas. Diskusi dengan pemilik pangkalan dan agen juga dilakukan untuk memperkuat koordinasi distribusi di lapangan.



Pada hari kedua, peninjauan dilanjutkan di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara, termasuk kunjungan ke SPBE Pertamina Trading and Services. Dalam kunjungan tersebut, Ditjen Migas memastikan kesiapan operasional dan penerapan standar keselamatan kerja berjalan dengan baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5,8 Juta Tabung LPG...
5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Perkuat Pasokan selama Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih
Stok LPG RI Dijamin...
Stok LPG RI Dijamin Aman usai Dipasok AS dan Australia, Bahlil: Sebentar Lagi Kapalnya Masuk
Indonesia Punya 2 Pabrik...
Indonesia Punya 2 Pabrik LPG Baru, Mampu Produksi 200 Metrik Ton per hari
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi LPG Berjalan Optimal
LPG Masih Impor 70%,...
LPG Masih Impor 70%, Bahlil Minta Masyarakat Tidak Boros
Libur Panjang Lebaran...
Libur Panjang Lebaran 2026, Penyaluran LPG 3 Kg Ditambah 23 Juta Tabung
Amankan Pasokan BBM...
Amankan Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Akademisi Beri Dukungan Kepada Menteri Bahlil
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Geopolitik Gobal, DEN: Ketahanan Energi Perlu Diperkuat
Penuhi Kebutuhan Lebaran,...
Penuhi Kebutuhan Lebaran, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg
Rekomendasi
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Shakira Buka Piala Dunia...
Shakira Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler, Cetak Sejarah Baru di FIFA
Jadwal Final PRO Futsal...
Jadwal Final PRO Futsal League 2025/26, Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya Live Streaming di VISION+
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved