Pertumbuhan Kredit Februari 2026 Sedikit Lambat ke 9,37%, Perbankan Salurkan Rp8.559 T
Senin, 06 April 2026 - 16:46 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Permintaan Kredit Pelaku Usaha Masih Lemas, BI: Dana Belum Cair Rp2.374,8 Triliun
Selain itu, Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level 195,64%, mencerminkan kemampuan perbankan dalam memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek. Kualitas kredit juga tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL gross) sebesar 2,17%, serta NPL net di level 0,83%.
Dari sisi profitabilitas, industri perbankan membukukan Return on Assets (ROA) sebesar 2,37%, sementara permodalan tetap kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 25,83%.
Dian menambahkan, ketahanan perbankan yang solid ini menjadi penopang penting di tengah ketidakpastian global. Hal tersebut juga tercermin dari hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) OJK Triwulan I 2026 yang menunjukkan indeks tetap berada di zona optimistis.
“OJK melihat kinerja perbankan tetap solid dengan risiko yang terjaga,” pungkas Dian.
Selain itu, Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level 195,64%, mencerminkan kemampuan perbankan dalam memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek. Kualitas kredit juga tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL gross) sebesar 2,17%, serta NPL net di level 0,83%.
Dari sisi profitabilitas, industri perbankan membukukan Return on Assets (ROA) sebesar 2,37%, sementara permodalan tetap kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 25,83%.
Dian menambahkan, ketahanan perbankan yang solid ini menjadi penopang penting di tengah ketidakpastian global. Hal tersebut juga tercermin dari hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) OJK Triwulan I 2026 yang menunjukkan indeks tetap berada di zona optimistis.
“OJK melihat kinerja perbankan tetap solid dengan risiko yang terjaga,” pungkas Dian.
(akr)
Lihat Juga :