Purbaya: Program MBG Potensi Sumbang Pajak Rp10 Triliun

Selasa, 07 April 2026 - 10:53 WIB
loading...
Purbaya: Program MBG...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menjadi pos belanja negara yang besar namun juga memberikan timbal balik bagi pendapatan negara. Program ini diprediksi akan menyumbang penerimaan pajak yang signifikan seiring dengan realisasi anggarannya.

Purbaya mengestimasi sekitar 3%r hingga 5 persen dari total anggaran MBG akan kembali ke kas negara dalam bentuk pajak. Dengan pagu anggaran mencapai Rp335 triliun, potensi setoran pajak yang dihasilkan diperkirakan berada pada rentang Rp10,05 triliun hingga Rp16,75 triliun.

"Itu sekitar 3 persen hingga 5 persen dari total anggaran direalisasikan masuk ke pajak," ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Gedung Parlemen, Senin (6/4/2026).

Baca Juga: Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir 2026

Meskipun kontribusi pajaknya cukup besar, Menkeu menekankan bahwa dampak utama dari program MBG bukan terletak pada angka tersebut.

Nilai strategis dari kebijakan ini justru ada pada multiplier effect atau efek pengganda ekonomi yang tercipta setelah dana tersebut dibelanjakan.

Implementasi program ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal dan mendorong terciptanya lapangan kerja baru di berbagai daerah. Hal ini menjadi krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan ketidakpastian global yang masih tinggi.

Purbaya juga merespons kekhawatiran publik mengenai kondisi ekonomi saat ini. Menurutnya, intervensi pemerintah melalui program seperti MBG berfungsi sebagai bantalan untuk menjaga daya tahan ekonomi masyarakat. Meski demikian, pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi terhadap mekanisme penyalurannya agar lebih efektif di masa mendatang.

“Dampaknya cukup baik, hanya saja ke depan mungkin kita perbaiki lagi cara menjalankan kebijakan itu,” pungkas Purbaya.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menjadi pos belanja negara yang besar namun juga memberikan timbal balik bagi pendapatan negara. Program ini diprediksi akan menyumbang penerimaan pajak yang signifikan seiring dengan realisasi anggarannya.

Purbaya mengestimasi sekitar 3%r hingga 5 persen dari total anggaran MBG akan kembali ke kas negara dalam bentuk pajak. Dengan pagu anggaran mencapai Rp335 triliun, potensi setoran pajak yang dihasilkan diperkirakan berada pada rentang Rp10,05 triliun hingga Rp16,75 triliun.

"Itu sekitar 3 persen hingga 5 persen dari total anggaran direalisasikan masuk ke pajak," ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Gedung Parlemen, Senin (6/4/2026).



Meskipun kontribusi pajaknya cukup besar, Menkeu menekankan bahwa dampak utama dari program MBG bukan terletak pada angka tersebut. Nilai strategis dari kebijakan ini justru ada pada multiplier effect atau efek pengganda ekonomi yang tercipta setelah dana tersebut dibelanjakan.

Baca Juga: Punya SAL Rp420 Triliun, Purbaya Pede Tahan Harga BBM Subsidi Tak Naik

Implementasi program ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal dan mendorong terciptanya lapangan kerja baru di berbagai daerah. Hal ini menjadi krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan ketidakpastian global yang masih tinggi.

Purbaya juga merespons kekhawatiran publik mengenai kondisi ekonomi saat ini. Menurutnya, intervensi pemerintah melalui program seperti MBG berfungsi sebagai bantalan untuk menjaga daya tahan ekonomi masyarakat. Meski demikian, pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi terhadap mekanisme penyalurannya agar lebih efektif di masa mendatang.

“Dampaknya cukup baik, hanya saja ke depan mungkin kita perbaiki lagi cara menjalankan kebijakan itu,” pungkas Purbaya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
Rekomendasi
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved