Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!

Selasa, 07 April 2026 - 16:33 WIB
loading...
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Purbaya Yudhi Sadewa menekankan, seluruh kebijakan strategis yang diambil, termasuk menahan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026, merupakan hasil koordinasi di bawah instruksi langsung Presiden. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas harga Bahan Bakar Minyak ( BBM ) di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia. Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menekankan, seluruh kebijakan strategis yang diambil, termasuk menahan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026, merupakan hasil koordinasi di bawah instruksi langsung Presiden.

Purbaya meluruskan persepsi publik mengenai pengambilan keputusan di tingkat kementerian dan lembaga. Ia menegaskan langkah-langkah yang diambil bukanlah inisiatif personal atau sektoral semata, melainkan mandat dari pimpinan tertinggi negara.

"Saya tekankan di sini, itu bukan kerjaan saya sendiri. Itu kerjaan gabungan kementerian yang lain juga. Yang lebih penting lagi, itu semua dikerjakan setelah mendapat arahan dari Pak Presiden. Saya sering lupa bilang itu. Jadi saya itu cuma tangannya Presiden saja. Tapi kadang-kadang kita nggak ngomong itu. Jadi kebijakan kemarin itu semuanya sudah mendapat arahan, kita menjalankan saja. Kadang-kadang kalau ditanya kita kasih opsi," ujar Purbaya saat makan siang bersama wartawan di kantin Kemenkeu, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga: Punya SAL Rp420 Triliun, Purbaya Pede Tahan Harga BBM Subsidi Tak Naik

Dalam proses pengambilan keputusan, lanjut Purbaya, Presiden sangat detail mempertimbangkan dampak ekonomi bagi masyarakat. Pemerintah secara rutin melakukan simulasi berbagai skenario harga minyak mentah untuk memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran.



"Jadi waktu misalnya BBM kemarin, Presiden tanya gimana dampaknya? Oke Pak, saya hitung dulu. Meeting berikutnya kita buat hitungannya. Harga 80 gimana? Harga 90 begini, harga 100 begini. Yaudah. Yang lain mungkin nggak perlu tahu detail. Tapi itu tergantung dari bapak Presiden," tambahnya.

Baca Juga: Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir 2026

Meski kondisi global tidak menentu, Purbaya meminta masyarakat untuk tidak panik. Ia memastikan kondisi fiskal dan pendapatan negara masih dalam posisi yang kuat untuk menopang kebijakan subsidi maupun penahanan harga BBM. Salah satu bantalannya adalah Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun.

"Itu menunjukkan bahwa kita masih punya pertahanan berlapis saja. Jadi teman-teman nggak usah takut. Karena saya memastikan uangnya ada. Sebagian orang berpikir mungkin saya santai penampilannya ketawa-ketawa, tapi sebenarnya dihitung. Simulasi saja berapa harga. Belum kita hitung, sumber-sumber lain pendapatan, peningkatan pendapatan dari kebijakan Pak Menteri ESDM, Pak Bahlil," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Rekomendasi
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Berita Terkini
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved