Catat Produksi Minyak 1 Juta Barel, PHE Perkuat Peran Strategis Jaga Ketahanan Energi

Kamis, 09 April 2026 - 22:34 WIB
loading...
Catat Produksi Minyak...
Media Gathering Subholding Upstream Pertamina 2026 di Malang, Jawa Timur, Kamis (9/4/2026). FOTO/dok.SindoNews
A A A
MALANG - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus memperkuat peran strategisnya dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global dan volatilitas harga minyak dan gas dunia. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi, baik dalam jangka pendek maupun panjang.

"PHE berkomitmen menjaga keberlanjutan produksi migas nasional melalui optimalisasi aset eksisting, eksplorasi sumber daya baru, serta penerapan teknologi untuk meningkatkan recovery rate," ujar Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PHE, Edi Karyanto, dalam Media Gathering di Malang, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan, penguatan fondasi energi domestik menjadi kunci penting di tengah disrupsi rantai pasok global. Saat ini, PHE mengelola sekitar 27% wilayah kerja migas di Indonesia dengan kontribusi 65% terhadap lifting minyak nasional dan 35% terhadap lifting gas.

Baca Juga: PHE ONWJ Tuntaskan Fase Kritis Proyek OO-OX, Siap Tambah Produksi 3.000 BOPD

Sepanjang 2025, PHE mencatatkan produksi sebesar 1 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD), yang terdiri dari 557 ribu barel minyak per hari dan 2,8 miliar kaki kubik gas per hari. Capaian tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga keandalan pasokan energi nasional.



Untuk memperkuat ketahanan energi, PHE menjalankan sejumlah program strategis pada 2026, antara lain pengembangan lapangan migas, implementasi Enhanced Oil Recovery (EOR), eksplorasi wilayah prospektif, hingga evaluasi peluang merger dan akuisisi guna memperkuat portofolio hulu.

Selain itu, PHE juga mulai mendorong transformasi energi melalui pengembangan bisnis rendah karbon, termasuk teknologi Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS) dan Carbon Capture Storage (CCS) sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Sepanjang 2025, PHE berhasil menurunkan emisi sebesar 1,6 juta ton CO2e melalui berbagai inisiatif efisiensi energi dan pengurangan flaring. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi dan keberlanjutan lingkungan.

Perkuat Kolaborasi

PHE terus memperkuat kolaborasi strategis dengan media massa guna meningkatkan literasi publik dan membangun optimisme terhadap ketahanan energi nasional. Langkah ini sejalan dengan semangat "Energizing Indonesia" dalam memastikan informasi sektor energi tersampaikan secara akurat dan berimbang.

"Media memiliki peran penting dalam menyampaikan narasi yang faktual dan konstruktif mengenai upaya industri hulu migas dalam menjaga pasokan energi nasional," ujar Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Hermansyah Y Nasroen, dalam kesempatan yang sama.

Baca Juga: Pertamina Hulu Energi Beberkan Tantangan Tingkatkan Lifting Migas

Ia menegaskan, kolaborasi dengan media merupakan kemitraan strategis dalam membangun pemahaman publik terkait pentingnya ketahanan dan kemandirian energi Indonesia. Melalui sinergi tersebut, PHE optimistis dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendukung agenda energi nasional.

Sebagai tulang punggung produksi minyak dan gas nasional, PHE terus mendorong keberlanjutan energi melalui optimalisasi produksi migas serta pengembangan portofolio energi rendah karbon. Dalam proses ini, media berperan sebagai jembatan informasi antara industri dan masyarakat, termasuk dalam menyampaikan transformasi sektor energi dan inisiatif dekarbonisasi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
Jawab Perluasan Biodiesel...
Jawab Perluasan Biodiesel B50 untuk Industri, Bpfilters Hadirkan Filter Solar Terbaru
PHE Catat Produksi Migas...
PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD di 2025, Kuasai 65% Lifting Minyak RI
Harmonisasi Tata Ruang...
Harmonisasi Tata Ruang Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional
10 Provinsi Sepakat...
10 Provinsi Sepakat Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi di Rakergub FKD-MPU 2026
Prabowo di KTT ke-48...
Prabowo di KTT ke-48 ASEAN: Ketahanan Energi Salah Satu Isu Penting yang Kita Hadapi Saat Ini
Sudirman Said Ungkap...
Sudirman Said Ungkap Tiga Faktor yang Mengancam Keamanan Energi
Rekomendasi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Berita Terkini
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Infografis
Kemenkes Siap Produksi...
Kemenkes Siap Produksi 40 Juta Telur Nyamuk Wolbachia Per Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved