Kolaborasi IBCSD dan BEI Dorong Akses Pembiayaan Berkelanjutan melalui Sustainable Bonds & Sukuk

Kamis, 09 April 2026 - 23:06 WIB
loading...
Kolaborasi IBCSD dan...
Forum ini mempertemukan lebih dari 40 eksekutif perusahaan, termasuk di antaranya anggota IBCSD, untuk membahas peluang pembiayaan berkelanjutan melalui instrumen pasar modal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) sukses menyelenggarakan Executive Dialogue on Sustainable Bonds & Sukuk: Driving Impact Through Capital Markets di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Forum ini mempertemukan lebih dari 40 eksekutif perusahaan, termasuk di antaranya anggota IBCSD, untuk membahas peluang pembiayaan berkelanjutan melalui instrumen pasar modal .

Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha untuk memahami Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) melalui Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (EBUS) sebagai instrumen sustainable bonds dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon, sekaligus memperkuat daya saing bisnis melalui akses terhadap pendanaan jangka panjang yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Dalam sesi pemaparan, BEI menyoroti perkembangan pasar modal Indonesia yang semakin terbuka terhadap instrumen keberlanjutan, sementara PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menjelaskan integrasi aspek ESG dalam penilaian kredit. EY Indonesia turut menggarisbawahi pentingnya laporan keberlanjutan sebagai fondasi kredibilitas perusahaan di mata investor.

Baca Juga: Bergerak Menuju Pembiayaan Berkelanjutan bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Forum ini juga menegaskan bahwa lanskap pembiayaan global tengah mengalami pergeseran signifikan, di mana perusahaan yang siap bertransisi bisa memperoleh akses pendanaan yang lebih terdiversifikasi berdasarkan prinsip-prinsip keberlanjutan, diantaranya: mengintegrasikan ESG dalam strategi inti bisnis, memperkuat laporan keberlanjutan yang kredibel, menyiapkan proyek hijau yang layak didanai (bankable) dan tentu memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pembiayaan.

“Instrumen Green, Social, dan Sustainability (GSS) bonds & sukuk telah menjadi strategi bagi perusahaan untuk mengakses investor yang semakin mengedepankan prinsip keberlanjutan. Penerapan aspek GSS dapat mendorong terciptanya measurable impact sekaligus menjaga stabilitas ekonomi, dimana arah ekonomi global kini terus bergerak menuju pendekatan yang lebih berkelanjutan," ujar Vice Director Listed Companies Development IDX Indonesia, Listyorini Dian Pratiwi.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Membangun Ekonomi Jabar...
Membangun Ekonomi Jabar dari Rumah: Sinergi Baru untuk Pembiayaan Hunian yang Lebih Inklusif
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Perusahaan Kini Bisa...
Perusahaan Kini Bisa Dipidana, FIFGROUP Perketat Aturan Penagihan Sesuai KUHP Baru 2026
Rekomendasi
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Berita Terkini
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved