Jaga Standar Lingkungan, Adaro Kembali Sabet Proper Emas dari KLH
Minggu, 12 April 2026 - 09:50 WIB
loading...
PT Adaro Indonesia kembali meraih penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Adaro Indonesia kembali meraih penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai bentuk pengakuan atas kinerja pengelolaan lingkungan yang melampaui standar kepatuhan. Capaian ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan di sektor energi.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Presiden Direktur PT Adaro Indonesia Priyadi di Jakarta pada 7 April 2026.
“Bagi kami, sustainability menjadi bagian inti dari strategi bisnis dan operasional perusahaan,” ujar Presiden Direktur Adaro Indonesia Priyadi dalam keterangan pers, Minggu (12/4/2026).
Baca Juga: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan
Ia menjelaskan, Adaro menerapkan pendekatan pertambangan yang bertanggung jawab melalui tata kelola yang baik, inovasi berkelanjutan, serta hubungan yang harmonis dengan karyawan, masyarakat, dan lingkungan.
Penghargaan Proper Emas merupakan peringkat tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan yang diberikan kepada perusahaan dengan kinerja lingkungan yang melampaui ketentuan, termasuk dalam aspek pemberdayaan masyarakat.
Capaian tahun ini menjadi Proper Emas kedelapan bagi Adaro sejak pertama kali diraih pada 2012, serta tujuh kali berturut-turut sejak 2019 hingga 2025. Hal ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga standar lingkungan dan sosial secara berkelanjutan.
Baca Juga: Mengenal Konsep Green Building dan Manfaat Penerapannya
Dalam operasionalnya, Adaro terus melakukan berbagai inisiatif, seperti pengurangan emisi gas rumah kaca dan peningkatan efisiensi energi. Selain itu, perusahaan juga mengembangkan program pemberdayaan masyarakat untuk mendukung kemandirian ekonomi di wilayah sekitar tambang.
Salah satu program unggulan adalah pengembangan Taman Wisata Menanti Laburan di Kalimantan Selatan yang mengusung konsep edukasi lingkungan. Program ini menjadi bagian dari upaya Adaro dalam mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Presiden Direktur PT Adaro Indonesia Priyadi di Jakarta pada 7 April 2026.
“Bagi kami, sustainability menjadi bagian inti dari strategi bisnis dan operasional perusahaan,” ujar Presiden Direktur Adaro Indonesia Priyadi dalam keterangan pers, Minggu (12/4/2026).
Baca Juga: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan
Ia menjelaskan, Adaro menerapkan pendekatan pertambangan yang bertanggung jawab melalui tata kelola yang baik, inovasi berkelanjutan, serta hubungan yang harmonis dengan karyawan, masyarakat, dan lingkungan.
Penghargaan Proper Emas merupakan peringkat tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan yang diberikan kepada perusahaan dengan kinerja lingkungan yang melampaui ketentuan, termasuk dalam aspek pemberdayaan masyarakat.
Capaian tahun ini menjadi Proper Emas kedelapan bagi Adaro sejak pertama kali diraih pada 2012, serta tujuh kali berturut-turut sejak 2019 hingga 2025. Hal ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga standar lingkungan dan sosial secara berkelanjutan.
Baca Juga: Mengenal Konsep Green Building dan Manfaat Penerapannya
Dalam operasionalnya, Adaro terus melakukan berbagai inisiatif, seperti pengurangan emisi gas rumah kaca dan peningkatan efisiensi energi. Selain itu, perusahaan juga mengembangkan program pemberdayaan masyarakat untuk mendukung kemandirian ekonomi di wilayah sekitar tambang.
Salah satu program unggulan adalah pengembangan Taman Wisata Menanti Laburan di Kalimantan Selatan yang mengusung konsep edukasi lingkungan. Program ini menjadi bagian dari upaya Adaro dalam mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
(nng)
Lihat Juga :