Kunjungi HWB Purwakarta, Menteri Ara: Ini Terobosan yang Sangat Penting
Rabu, 15 April 2026 - 06:17 WIB
loading...
A
A
A
Proyek ini memiliki nilai investasi sekitar Rp1,5 triliun. Pembangunan yang telah dimulai akan menciptakan lebih dari 3.000 lapangan kerja pada Juli–Agustus 2026. Lebih dari 95% material dan kontrak berasal dari dalam Provinsi Jawa Barat, dengan mayoritas bahan bangunan diperoleh dari wilayah sekitar. Lebih dari 80% tenaga kerja berasal dari kabupaten dan provinsi setempat.
Hal ini menciptakan efek pengganda ekonomi yang kuat, meningkatkan aktivitas usaha lokal, serta memperkuat perekonomian daerah. Di tengah tekanan global akibat konflik, krisis energi, dan inflasi, proyek seperti ini menjadi investasi yang bersifat anti-inflasi dan anti-siklus, mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan kepercayaan.
Proyek ini dikembangkan HWB Group bersama Lippo Cikarang sebagai bagian dari program pemberdayaan pengembang lokal, yaitu Bapak Iwang Prejadi, seorang pengembang FLPP. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana sinergi antara pengembang besar dan pengusaha lokal dapat menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Baca juga: BPS Ungkap Hampir Separuh Penduduk Jakarta Belum Punya Rumah Sendiri
Perwakilan Lippo Cikarang Ketut Wijaya menuturkan, proyek ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi dan pemberdayaan dapat menghasilkan dampak besar. ”Kami bangga dapat berkontribusi dalam menghadirkan solusi perumahan yang nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Rasa syukur diungkapkan sejumlah pembeli. Ina Tiya (pekerja pabrik), misalnya, tidak pernah membayangkan bisa memiliki rumah sendiri dengan harga seperti ini. ”Ini mengubah hidup kami,” jelasnya. Sementara Sunarsih mengatakan, lingkungannya bagus, harganya terjangkau, dan cicilannya ringan. Ini kesempatan yang sangat besar bagi kami,” tandasnya.
Hal ini menciptakan efek pengganda ekonomi yang kuat, meningkatkan aktivitas usaha lokal, serta memperkuat perekonomian daerah. Di tengah tekanan global akibat konflik, krisis energi, dan inflasi, proyek seperti ini menjadi investasi yang bersifat anti-inflasi dan anti-siklus, mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan kepercayaan.
Proyek ini dikembangkan HWB Group bersama Lippo Cikarang sebagai bagian dari program pemberdayaan pengembang lokal, yaitu Bapak Iwang Prejadi, seorang pengembang FLPP. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana sinergi antara pengembang besar dan pengusaha lokal dapat menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Baca juga: BPS Ungkap Hampir Separuh Penduduk Jakarta Belum Punya Rumah Sendiri
Perwakilan Lippo Cikarang Ketut Wijaya menuturkan, proyek ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi dan pemberdayaan dapat menghasilkan dampak besar. ”Kami bangga dapat berkontribusi dalam menghadirkan solusi perumahan yang nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Rasa syukur diungkapkan sejumlah pembeli. Ina Tiya (pekerja pabrik), misalnya, tidak pernah membayangkan bisa memiliki rumah sendiri dengan harga seperti ini. ”Ini mengubah hidup kami,” jelasnya. Sementara Sunarsih mengatakan, lingkungannya bagus, harganya terjangkau, dan cicilannya ringan. Ini kesempatan yang sangat besar bagi kami,” tandasnya.
(poe)
Lihat Juga :