Cadangan Beras Pemerintah Menuju 5 Juta Ton, Mentan Amran: Aman 11 Bulan ke Depan

Rabu, 15 April 2026 - 12:40 WIB
loading...
Cadangan Beras Pemerintah...
Mentan, Amran menyampaikan bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog saat ini telah mencapai 4,7 juta ton dan menuju 5 juta ton. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog saat ini telah mencapai 4,7 juta ton dan menuju 5 juta ton. Angka itu disebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah sejak Bulog berdiri.

Menurut Amran, capaian tersebut merupakan bagian dari gambaran besar ketahanan pangan nasional yang saat ini berada dalam kondisi kuat. Selain CBP, ketersediaan beras di pasar domestik dan sektor HoReCa (hotel, restoran, dan katering) tercatat mencapai sekitar 12 juta ton. Sementara itu potensi standing crop juga diproyeksikan terus menambah pasokan hingga akhir tahun.

“Cadangan kita saat ini 4,7 juta ton dan terus menuju 5 juta ton. Dengan posisi ini, kebutuhan pangan kita cukup hingga 11 bulan ke depan. Ini adalah bentuk kesiapan Indonesia dalam menghadapi potensi krisis pangan global,” tegas Mentan Amran, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga: Mentan Pamer Stok Beras RI 4,6 Juta Ton di Depan DPR: Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah

Ia menegaskan, dengan posisi cadangan saat ini yang terus meningkat, Indonesia memiliki kesiapan yang cukup dalam menghadapi potensi krisis pangan global. Menurutnya, kondisi geopolitik dunia yang tidak menentu menjadi alasan penting bagi setiap negara untuk memperkuat cadangan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.

“Dunia saat ini dihadapkan pada ketidakpastian. Bisa karena konflik, bisa karena kebijakan negara lain yang membatasi ekspor. Karena itu, kita harus memastikan produksi dalam negeri kuat dan cadangan kita cukup,” kata Mentan Amran.



Menurut Mentan, ketergantungan terhadap rantai pasok global yang rentan terganggu merupakan kelemahan struktural yang harus segera diatasi. Penguatan produksi domestik dan cadangan nasional menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan.

Baca Juga: Stok Beras di Awal 2026 Sentuh 12,5 Juta Ton, Bapanas: Kita Patut Bersyukur

Di tengah meningkatnya tensi geopolitik global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, kekhawatiran terhadap stabilitas pangan dunia semakin meningkat. Gangguan jalur logistik serta ketidakpastian perdagangan internasional dinilai berpotensi menekan pasokan dan memicu lonjakan harga pangan global.

Dalam konteks tersebut, Amran juga menyoroti inisiatif Rusia yang mendorong pembentukan cadangan pangan bersama negara-negara BRICS sebagai langkah antisipasi krisis. Menurutnya, kerja sama antarnegara menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas pangan global.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Sinergi Polri-Swasta...
Sinergi Polri-Swasta Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Rekomendasi
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Prodi Paling Banyak...
Prodi Paling Banyak Dibutuhkan Selama 5 Tahun ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved