Indodax Perluas Instrumen, Investor Kini Bisa Akses Saham Global
Rabu, 15 April 2026 - 19:56 WIB
loading...
Indodax menghadirkan tujuh aset tokenized stocks untuk memperluas akses investor Indonesia terhadap saham global melalui teknologi blockchain. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Indodax menghadirkan tujuh aset tokenized stocks untuk memperluas akses investor Indonesia terhadap saham global melalui teknologi blockchain. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan alternatif instrumen investasi yang lebih fleksibel di tengah berkembangnya integrasi pasar keuangan dan aset digital.
"Melalui tokenized stocks, kami melihat adanya pergeseran cara investor mengakses aset global menjadi lebih terbuka dan fleksibel," ujar Vice President Indodax Antony Kusuma seperti dikutip, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: Harga Bitcoin Melonjak Imbas Tol Kripto, Indodax Soroti Dampak ke Ekonomi
Ia menambahkan pemanfaatan teknologi blockchain tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga menyederhanakan proses investasi yang sebelumnya lebih kompleks. Meski demikian, pemahaman terhadap mekanisme dan risiko tetap menjadi hal penting agar investor dapat mengambil keputusan secara bijak.
Tujuh aset yang ditawarkan merepresentasikan saham perusahaan global, yakni Tesla (TSLAX), Alphabet (GOOGLX), NVIDIA (NVDAX), Circle (CRCLX), Apple (AAPLX), Amazon (AMZNX), dan Coinbase (COINX), yang berjalan di jaringan Solana.
Tokenized stocks merupakan aset digital yang nilainya dipatok dengan rasio 1:1 terhadap harga saham di pasar modal tradisional. Skema ini memungkinkan investor membeli eksposur saham global dalam bentuk token tanpa harus membuka akun broker internasional secara konvensional.
Baca Juga: Pajak Kripto Capai Rp1,96 Triliun, Indodax Kontribusi 46%
Selain itu, instrumen ini memungkinkan kepemilikan secara fraksional, sehingga investor dapat berinvestasi dengan nominal lebih kecil. Perdagangan juga dapat dilakukan selama 24 jam penuh, berbeda dengan bursa saham konvensional yang memiliki jam operasional terbatas.
Meski menawarkan kemudahan, perbedaan jam perdagangan antara pasar kripto dan bursa saham dapat menimbulkan selisih harga pada waktu tertentu. Oleh karena itu, pemahaman terhadap karakteristik instrumen menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan investasi. Bagi pengguna Indodax, jadwal perdagangan dimulai dengan open deposit pada 9 April 2026, diikuti open trading pada 16 April 2026.
"Melalui tokenized stocks, kami melihat adanya pergeseran cara investor mengakses aset global menjadi lebih terbuka dan fleksibel," ujar Vice President Indodax Antony Kusuma seperti dikutip, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: Harga Bitcoin Melonjak Imbas Tol Kripto, Indodax Soroti Dampak ke Ekonomi
Ia menambahkan pemanfaatan teknologi blockchain tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga menyederhanakan proses investasi yang sebelumnya lebih kompleks. Meski demikian, pemahaman terhadap mekanisme dan risiko tetap menjadi hal penting agar investor dapat mengambil keputusan secara bijak.
Tujuh aset yang ditawarkan merepresentasikan saham perusahaan global, yakni Tesla (TSLAX), Alphabet (GOOGLX), NVIDIA (NVDAX), Circle (CRCLX), Apple (AAPLX), Amazon (AMZNX), dan Coinbase (COINX), yang berjalan di jaringan Solana.
Tokenized stocks merupakan aset digital yang nilainya dipatok dengan rasio 1:1 terhadap harga saham di pasar modal tradisional. Skema ini memungkinkan investor membeli eksposur saham global dalam bentuk token tanpa harus membuka akun broker internasional secara konvensional.
Baca Juga: Pajak Kripto Capai Rp1,96 Triliun, Indodax Kontribusi 46%
Selain itu, instrumen ini memungkinkan kepemilikan secara fraksional, sehingga investor dapat berinvestasi dengan nominal lebih kecil. Perdagangan juga dapat dilakukan selama 24 jam penuh, berbeda dengan bursa saham konvensional yang memiliki jam operasional terbatas.
Meski menawarkan kemudahan, perbedaan jam perdagangan antara pasar kripto dan bursa saham dapat menimbulkan selisih harga pada waktu tertentu. Oleh karena itu, pemahaman terhadap karakteristik instrumen menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan investasi. Bagi pengguna Indodax, jadwal perdagangan dimulai dengan open deposit pada 9 April 2026, diikuti open trading pada 16 April 2026.
(nng)
Lihat Juga :