PTPP Topping Off RSJPD Harapan Kita-Tokushukai, Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi
Kamis, 16 April 2026 - 17:23 WIB
loading...
A
A
A
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menegaskan bahwa keberhasilan tahap ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan proyek berkualitas tinggi. “Pencapaian topping off ini menjadi bukti nyata kerja keras seluruh tim dalam menjaga kualitas dan waktu pelaksanaan, dengan tetap mengedepankan keselamatan dan mutu,” ujarnya.
Baca Juga: Perkuat Momentum Awal Tahun, PTPP Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026
Sebagai kontraktor, PTPP memastikan setiap tahapan pembangunan dijalankan dengan standar tinggi. Proyek ini ditargetkan segera rampung dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan layanan kesehatan jantung dan pembuluh darah di Indonesia.
RSJPD Harapan Kita–Tokushukai Building dirancang sebagai smart hospital dengan berbagai keunggulan teknologi. Sistem yang diterapkan meliputi kontrol dan monitoring terintegrasi dalam satu dashboard, integrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), pemantauan pasien berbasis Internet of Things (IoT), serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk sistem keamanan.
Selain itu, otomatisasi juga diterapkan pada proses non-medis hingga ruang operasi guna meningkatkan efisiensi dan menjaga standar sterilisasi. Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih modern, cepat, dan akurat.
Baca Juga: Perkuat Momentum Awal Tahun, PTPP Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026
Sebagai kontraktor, PTPP memastikan setiap tahapan pembangunan dijalankan dengan standar tinggi. Proyek ini ditargetkan segera rampung dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan layanan kesehatan jantung dan pembuluh darah di Indonesia.
RSJPD Harapan Kita–Tokushukai Building dirancang sebagai smart hospital dengan berbagai keunggulan teknologi. Sistem yang diterapkan meliputi kontrol dan monitoring terintegrasi dalam satu dashboard, integrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), pemantauan pasien berbasis Internet of Things (IoT), serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk sistem keamanan.
Selain itu, otomatisasi juga diterapkan pada proses non-medis hingga ruang operasi guna meningkatkan efisiensi dan menjaga standar sterilisasi. Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih modern, cepat, dan akurat.
Lihat Juga :