Hasil Pengeboran Positif di Kolokoa, EMAS Bidik Tambahan 600.000 Ons Emas

Jum'at, 17 April 2026 - 16:50 WIB
loading...
Hasil Pengeboran Positif...
PT Merdeka Gold Resources Tbk melaporkan hasil awal pengeboran yang positif di prospek Kolokoa, Gorontalo. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Merdeka Gold Resources Tbk melaporkan hasil awal pengeboran yang positif di prospek Kolokoa, Gorontalo, hanya dalam waktu empat bulan eksplorasi. Temuan ini memperkuat potensi peningkatan sumber daya sekaligus memperpanjang umur operasional Tambang Emas Pani.

"Prospek Kolokoa merupakan penemuan strategis di sekitar area tambang yang memperkuat prospek jangka panjang Tambang Emas Pani," ujar Direktur Utama Merdeka Gold Resources, Boyke Poerbaya Abidin seperti dikutip, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga: Saham EMAS Melesat Usai Umumkan Operasionalisasi Proyek Pani

Boyke menambahkan, kedekatan Kolokoa dengan deposit utama Pani menjadikannya kandidat kuat sebagai sumber daya satelit yang dapat diintegrasikan dengan infrastruktur tambang yang sudah ada. Hal ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional, termasuk pengangkutan material dan pengendalian kadar bijih.

Secara geografis, Kolokoa berada sekitar 500 meter dari deposit utama Pani dan berada dalam distrik mineral yang sama. Posisi ini membuka peluang optimalisasi pengembangan tambang secara terpadu di masa mendatang.

Hasil pengeboran awal menunjukkan keberadaan zona mineralisasi emas yang luas dengan kadar mencapai 1,57 gram per ton (g/t). Dari 30 lubang bor yang telah diselesaikan, perusahaan mengidentifikasi target eksplorasi sebesar 20-40 juta ton dengan kadar 0,3–0,5 g/t emas.

Secara indikatif, potensi tersebut setara dengan sekitar 200.000 hingga 600.000 ons emas. Meski demikian, perusahaan menegaskan angka tersebut masih bersifat konseptual dan akan terus diperbarui melalui eksplorasi lanjutan.

Baca Juga: Transaksi Emas Digital ICDX Melonjak 246% di Kuartal I-2026

Pengujian metalurgi awal juga menunjukkan tingkat perolehan emas yang tinggi, yakni 87–94 persen untuk material oksida dan 81–92 persen untuk material transisi. Hasil ini dinilai mendukung kesesuaian proses pengolahan dengan fasilitas yang telah beroperasi di Tambang Pani.



Hingga saat ini, perusahaan telah menyelesaikan 30 dari total 82 lubang bor yang direncanakan sepanjang 2026. Ke depan, eksplorasi akan difokuskan pada perluasan area mineralisasi, pengujian lanjutan, serta evaluasi integrasi Kolokoa dalam rencana pengembangan Pani secara keseluruhan.

Tambang Emas Pani telah memulai produksi sejak Februari 2026 dengan target produksi 100.000–115.000 ons emas tahun ini. Dalam jangka panjang, tambang ini ditargetkan mencapai kapasitas produksi puncak lebih dari 500.000 ons per tahun.

Penemuan Kolokoa melengkapi basis sumber daya perseroan sebelumnya mencatat cadangan bijih sebesar 5,2 juta ons emas dari total sumber daya mineral 7,0 juta ons. Perseroan menegaskan komitmennya untuk terus memperluas sumber daya guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Rosan hingga Bahlil...
Rosan hingga Bahlil Kompak soal Pembentukan Badan Khusus Ekspor: Tunggu Presiden
KKP Tegaskan Tambang...
KKP Tegaskan Tambang di Pulau Kecil Dibolehkan Asal Penuhi Syarat Ketat
Bahlil Pastikan Kenaikan...
Bahlil Pastikan Kenaikan Royalti Tambang Belum Akan Diterapkan Juni 2026
Freeport Targetkan Produksi...
Freeport Targetkan Produksi Tambang Bawah Tanah Grasberg Pulih dalam Dua Pekan
Freeport Kantongi Perpanjangan...
Freeport Kantongi Perpanjangan Izin di Grasberg, Indonesia Dapat Gratis Saham 12%
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Izin Tambang Bauksit, ASN Ditjen Minerba Ditahan
Legalisasi Tambang Rakyat...
Legalisasi Tambang Rakyat Beri Kepastian Hukum Penambang Kecil
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved