Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Tumbuh di Atas Rata-rata Industri
Jum'at, 17 April 2026 - 18:25 WIB
loading...
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga tren kinerja positif di tengah perlambatan industri semen sepanjang 2025. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga tren kinerja positif di tengah perlambatan industri semen sepanjang 2025. Strategi transformasi yang dijalankan perseroan sejak pertengahan tahun terbukti mampu meningkatkan daya saing dan profitabilitas.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan transformasi bisnis yang difokuskan pada penguatan pasar, efisiensi biaya, dan optimalisasi portofolio telah memberikan hasil nyata.
"Transformasi bisnis sejak Juli 2025 yang berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio, terus membuahkan hasil positif," ujarnya dalam SIG FY25 (Audited) Results Call seperti dikutip, Jumat (17/4/2026).
Baca Juga: Ekspansi ke Pasar Afrika, SIG Perdana Ekspor Klinker ke Mauritania
Ia menjelaskan, kinerja perseroan menunjukkan peningkatan konsisten terutama pada semester II 2025 dengan momentum kuat pada kuartal IV. Hal ini menjadi indikasi keberhasilan strategi yang diterapkan di tengah tekanan pasar.
Pada 2025, permintaan semen domestik tercatat mengalami kontraksi sebesar 1,5 persen secara tahunan, yang turut memengaruhi penjualan domestik SIG. Meski demikian, perseroan mampu mencatatkan total volume penjualan sebesar 37,93 juta ton.
Kontribusi signifikan datang dari kuartal IV 2025 dengan volume penjualan mencapai 10,47 juta ton, sehingga mendorong pertumbuhan tahunan sebesar 1,1 persen. Penjualan semen kantong juga mencatat pertumbuhan 5,7 persen secara tahunan, melampaui pertumbuhan pasar yang hanya sebesar 2 persen.
Baca Juga: SIG Catatkan Profitabilitas di Tengah Tantangan Industri 2025
Di sisi lain, kinerja ekspor menjadi penopang penting dengan pertumbuhan sebesar 14,9 persen secara tahunan hingga mencapai sekitar 6,4 juta ton. Hal ini membantu menjaga stabilitas volume di tengah lemahnya pasar domestik.
Memasuki 2026, tren positif berlanjut dengan peningkatan penjualan domestik sebesar 9,7 persen pada dua bulan pertama, terutama didorong oleh pertumbuhan semen kantong sebesar 14,6 persen.
Indrieffouny menegaskan capaian awal tahun ini memperkuat optimisme perseroan untuk melanjutkan transformasi secara konsisten guna menciptakan pertumbuhan berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan pelanggan.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan transformasi bisnis yang difokuskan pada penguatan pasar, efisiensi biaya, dan optimalisasi portofolio telah memberikan hasil nyata.
"Transformasi bisnis sejak Juli 2025 yang berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio, terus membuahkan hasil positif," ujarnya dalam SIG FY25 (Audited) Results Call seperti dikutip, Jumat (17/4/2026).
Baca Juga: Ekspansi ke Pasar Afrika, SIG Perdana Ekspor Klinker ke Mauritania
Ia menjelaskan, kinerja perseroan menunjukkan peningkatan konsisten terutama pada semester II 2025 dengan momentum kuat pada kuartal IV. Hal ini menjadi indikasi keberhasilan strategi yang diterapkan di tengah tekanan pasar.
Pada 2025, permintaan semen domestik tercatat mengalami kontraksi sebesar 1,5 persen secara tahunan, yang turut memengaruhi penjualan domestik SIG. Meski demikian, perseroan mampu mencatatkan total volume penjualan sebesar 37,93 juta ton.
Kontribusi signifikan datang dari kuartal IV 2025 dengan volume penjualan mencapai 10,47 juta ton, sehingga mendorong pertumbuhan tahunan sebesar 1,1 persen. Penjualan semen kantong juga mencatat pertumbuhan 5,7 persen secara tahunan, melampaui pertumbuhan pasar yang hanya sebesar 2 persen.
Baca Juga: SIG Catatkan Profitabilitas di Tengah Tantangan Industri 2025
Di sisi lain, kinerja ekspor menjadi penopang penting dengan pertumbuhan sebesar 14,9 persen secara tahunan hingga mencapai sekitar 6,4 juta ton. Hal ini membantu menjaga stabilitas volume di tengah lemahnya pasar domestik.
Memasuki 2026, tren positif berlanjut dengan peningkatan penjualan domestik sebesar 9,7 persen pada dua bulan pertama, terutama didorong oleh pertumbuhan semen kantong sebesar 14,6 persen.
Indrieffouny menegaskan capaian awal tahun ini memperkuat optimisme perseroan untuk melanjutkan transformasi secara konsisten guna menciptakan pertumbuhan berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan pelanggan.
(nng)
Lihat Juga :