Jos Gandos! Gedung Kementerian ESDM Raih Penghargaan Hemat Energi se-ASEAN
Sabtu, 19 September 2020 - 11:56 WIB
loading...
A
A
A
Sistem energi terbarukan tersebut mampu menghasilkan energi 70.080 kWh/tahun dan menghasilkan penghematan hingga 7.008 dolar AS per tahunnya. Sebagai upaya dalam mengurangi dampak lingkungan, Gedung Heritage berkomitmen untuk menambahkan sistem energi terbarukan lainnya dan ditargetkan menjadi Bangunan Nett Zero Energy pada tahun 2024.
Selain itu, Gedung Heritage juga telah didesain dengan konsep Green & Healthy Building, dengan geometri bangunan menghadap Utara-Selatan, memanfaatkan pencahayaan alami, menyediakan bukaan ventilasi di sekeliling bangunan, dan juga dikelilingi dengan 28 jenis pepohonan yang berfungsi melindungi bangunan dari sinar matahari langsung dan mengurangi pencemaran udara. Hal tersebut dapat membuat pengguna gedung dapat meningkatkan produktivitas, kesejahteraan dan kualitas udara dalam ruangan yang sehat.
Kawasan Kementrian ESDM juga menyediakan kendaraan ramah lingkungan berupa 3 unit motor listrik dan 2 unit sepeda listrik, dilengkapi dengan 5 unit stasiun pengisian tenaga listrik. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pengurangan emisi karbon.
Sementara itu, Gedung Chairul Saleh, atau Gedung Kantor Sekretariat Jenderal juga telah mengimplementasikan Program Manajemen Energi sejak tahun 2016. Program tersebut dilakukan sebagai komitmen dalam meningkatkan penghematan energi pada tiap tahunnya dengan besar penghematan ditetapkan berdasarkan baseline pada konsumsi energi di tahun 2016. Pada 2017, upaya penghematan energi dilakukan dengan memasang energi terbarukan berupa panel surya dengan kapasitas 34 kWp. Upaya tersebut menghasilkan penghematan energi hingga 81.156 kWh atau 5,39% dari konsumsi energi tahun 2016.
Baca Juga: Dorong PLTS Atap, Kementerian ESDM Alihkan Sebagian Subsidi Listrik
Selain itu, Gedung Heritage juga telah didesain dengan konsep Green & Healthy Building, dengan geometri bangunan menghadap Utara-Selatan, memanfaatkan pencahayaan alami, menyediakan bukaan ventilasi di sekeliling bangunan, dan juga dikelilingi dengan 28 jenis pepohonan yang berfungsi melindungi bangunan dari sinar matahari langsung dan mengurangi pencemaran udara. Hal tersebut dapat membuat pengguna gedung dapat meningkatkan produktivitas, kesejahteraan dan kualitas udara dalam ruangan yang sehat.
Kawasan Kementrian ESDM juga menyediakan kendaraan ramah lingkungan berupa 3 unit motor listrik dan 2 unit sepeda listrik, dilengkapi dengan 5 unit stasiun pengisian tenaga listrik. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pengurangan emisi karbon.
Sementara itu, Gedung Chairul Saleh, atau Gedung Kantor Sekretariat Jenderal juga telah mengimplementasikan Program Manajemen Energi sejak tahun 2016. Program tersebut dilakukan sebagai komitmen dalam meningkatkan penghematan energi pada tiap tahunnya dengan besar penghematan ditetapkan berdasarkan baseline pada konsumsi energi di tahun 2016. Pada 2017, upaya penghematan energi dilakukan dengan memasang energi terbarukan berupa panel surya dengan kapasitas 34 kWp. Upaya tersebut menghasilkan penghematan energi hingga 81.156 kWh atau 5,39% dari konsumsi energi tahun 2016.
Baca Juga: Dorong PLTS Atap, Kementerian ESDM Alihkan Sebagian Subsidi Listrik
Lihat Juga :