Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Diserbu Pendaftar, 383.830 Orang Incar Posisi Manager
Senin, 20 April 2026 - 22:11 WIB
loading...
Menko Pangan, Zulhas menjelaskan bahwa kebutuhan awal mencakup 30 ribu manajer untuk Kopdes Merah Putih dan 5.467 untuk Kampung Nelayan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas mengungkapkan, bahwa jumlah pendaftar untuk posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan atau Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan telah mencapai 383.830 orang sejak dibuka pada pekan lalu.
Dalam konferensi pers yang digelar Senin (20/4/2026), Zulhas menjelaskan bahwa kebutuhan awal mencakup 30 ribu manajer untuk Kopdes Merah Putih dan 5.467 untuk Kampung Nelayan. Namun, tingginya minat masyarakat membuat jumlah pendaftar melonjak jauh melampaui kebutuhan.
"Ini yang daftar banyak. Jadi sudah 383.830 (pendaftar), terdiri dari, 220.364 untuk Koperasi Desa, 64 ribu Kampung Nelayan. Ini (data) hari ini, jam 10.30. Tadi totalnya 383.830," kata Zulhas.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Buka Ribuan Lowongan Kerja, Ini Link Pendaftarannya
Jumlah ini diperkirakan masih terus bertambah seiring proses pendaftaran yang masih berlangsung. Zulhas juga mengakui bahwa lonjakan pendaftar sempat membuat sistem pendaftaran mengalami gangguan.
"Karena ini yang daftar banyak, kadang-kadang hang websitenya itu. Ini kita nyatakan memang pendaftarnya terbuka, transparan, jujur dan tidak ada yang menjamin-jamin bisa diterima, ya terbuka apa adanya saja," lanjutnya.
Selain perkembangan rekrutmen, Zulhas turut memaparkan progres pembangunan fisik Kopdes Merah Putih. Dari total 83.764 desa di Indonesia, sebanyak 5.714 titik telah selesai dibangun, 25.625 titik masih dalam tahap pembangunan, dan 35.408 titik lahan telah siap untuk dibangun.
Baca Juga: 35.000 Lowongan Kerja Kopdes Merah Putih Dibuka, Pendaftaran Mulai Hari Ini
Ia menambahkan, pemerintah masih terus melakukan pendataan terkait ketersediaan lahan, terutama di wilayah perkotaan yang menghadapi kendala harga tanah dan status kepemilikan.
"Karena di kota-kota itu tanahnya mahal. Ada yang tanahnya punya kota daerah, ada yang punya instansi lain, ada berbagai macam kepemilikan, dan ada juga luasnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan, yang itu seribu. Ini kami data terus, sehingga nanti bisa kita selesaikan," jelasnya.
Dalam konferensi pers yang digelar Senin (20/4/2026), Zulhas menjelaskan bahwa kebutuhan awal mencakup 30 ribu manajer untuk Kopdes Merah Putih dan 5.467 untuk Kampung Nelayan. Namun, tingginya minat masyarakat membuat jumlah pendaftar melonjak jauh melampaui kebutuhan.
"Ini yang daftar banyak. Jadi sudah 383.830 (pendaftar), terdiri dari, 220.364 untuk Koperasi Desa, 64 ribu Kampung Nelayan. Ini (data) hari ini, jam 10.30. Tadi totalnya 383.830," kata Zulhas.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Buka Ribuan Lowongan Kerja, Ini Link Pendaftarannya
Jumlah ini diperkirakan masih terus bertambah seiring proses pendaftaran yang masih berlangsung. Zulhas juga mengakui bahwa lonjakan pendaftar sempat membuat sistem pendaftaran mengalami gangguan.
"Karena ini yang daftar banyak, kadang-kadang hang websitenya itu. Ini kita nyatakan memang pendaftarnya terbuka, transparan, jujur dan tidak ada yang menjamin-jamin bisa diterima, ya terbuka apa adanya saja," lanjutnya.
Selain perkembangan rekrutmen, Zulhas turut memaparkan progres pembangunan fisik Kopdes Merah Putih. Dari total 83.764 desa di Indonesia, sebanyak 5.714 titik telah selesai dibangun, 25.625 titik masih dalam tahap pembangunan, dan 35.408 titik lahan telah siap untuk dibangun.
Baca Juga: 35.000 Lowongan Kerja Kopdes Merah Putih Dibuka, Pendaftaran Mulai Hari Ini
Ia menambahkan, pemerintah masih terus melakukan pendataan terkait ketersediaan lahan, terutama di wilayah perkotaan yang menghadapi kendala harga tanah dan status kepemilikan.
"Karena di kota-kota itu tanahnya mahal. Ada yang tanahnya punya kota daerah, ada yang punya instansi lain, ada berbagai macam kepemilikan, dan ada juga luasnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan, yang itu seribu. Ini kami data terus, sehingga nanti bisa kita selesaikan," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :