Targetkan Kapasitas 1 GW, BREN Pacu Ekspansi Panas Bumi

Rabu, 22 April 2026 - 10:12 WIB
loading...
Targetkan Kapasitas...
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) memacu ekspansi kapasitas energi terbarukan untuk mencapai target total kapasitas sebesar 1 GW. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) memacu ekspansi kapasitas energi terbarukan untuk mencapai target total kapasitas sebesar 1 gigawatt (GW) seiring dengan kinerja keuangan yang tetap kokoh sepanjang tahun 2025. Perseroan mencatatkan laba bersih setelah pajak sebesar 165 juta dolar AS, tumbuh 6,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang didorong oleh peningkatan kinerja operasional serta optimalisasi struktur pembiayaan.

"Kami dengan senang hati melaporkan kinerja yang solid pada tahun 2025, didukung oleh kontribusi yang kuat dari portofolio panas bumi kami. Ekspansi yang kami jalankan mencerminkan komitmen kami untuk terus memperkuat kapasitas energi bersih nasional sekaligus menjaga keunggulan operasional," ujar Presiden Direktur Barito Renewables, Hendra Soetjipto Tan, seperti dikutip, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: Barito Pacific Konsisten Usung Keberlanjutan

Berdasarkan laporan keuangan auditan 2025, BREN membukukan pendapatan sebesar USD605 juta, meningkat 1,4% secara tahunan (year-on-year/yoy). Keberhasilan efisiensi operasional perseroan tercermin dari perolehan EBITDA sebesar 518 juta dolar AS dengan margin tinggi mencapai 85,6%.

Kinerja positif ini ditopang oleh portofolio panas bumi yang stabil sebagai tulang punggung perseroan dengan total produksi listrik mencapai 6.885 GWh sepanjang 2025. Keandalan panas bumi sebagai sumber energi baseload menjadi faktor kunci yang menjaga resiliensi bisnis BREN di tengah dinamika sektor energi global.

Di sisi operasional, BREN menunjukkan disiplin eksekusi proyek yang terukur dengan peningkatan kapasitas dari 886 MW pada saat IPO Oktober 2023 menjadi 910 MW pada akhir 2025. Kapasitas tersebut kembali bertambah menjadi 926 MW setelah rampungnya proyek retrofit Wayang Windu pada awal tahun 2026.



Proyek retrofit Wayang Windu Unit 1 dan 2 menjadi tonggak penting karena berhasil mencapai tanggal operasi komersial (COD) rata-rata 20 hari lebih cepat dari jadwal. Selain aspek kecepatan, proyek ini mencatatkan standar keselamatan tinggi dengan nihil kecelakaan kerja (zero fatalities) dalam lebih dari 713.000 jam kerja aman.

Tak hanya itu, penyelesaian proyek Salak Binary dan retrofit Salak turut menambah kapasitas sebesar 7,7 MW, melampaui ekspektasi awal perseroan. Di tahap eksplorasi, pengeboran di prospek Hamiding pada akhir 2025 juga telah mengonfirmasi potensi sumber daya sekitar 55–60 MW yang memperkuat rencana pengembangan jangka menengah.

Baca Juga: Star Energy dan SLB Kolaborasi Garap Proyek Panas Bumi Sekincau

Dengan berbagai proyek yang masuk dalam pipeline, total kapasitas panas bumi BREN diproyeksikan segera melampaui ambang batas 1 GW. Kapasitas ini masih akan ditambah dengan kontribusi dari tenaga bayu sebesar 79 MW, yang mempertegas peran perseroan dalam mendukung transisi energi nasional.

Hendra menambahkan kombinasi antara pertumbuhan kapasitas dan disiplin keuangan menjadi fondasi utama perseroan dalam menciptakan nilai jangka panjang. Pihaknya berkomitmen untuk terus melanjutkan proyek ekspansi guna mendukung target net zero emissions Indonesia.

Konsistensi kinerja yang ditunjukkan Barito Renewables menempatkan perseroan pada posisi strategis dalam industri energi terbarukan. Dengan visibilitas ekspansi yang jelas dan stabilitas aset baseload, BREN optimistis berada pada jalur pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Energi Panas Bumi, Tantangan,...
Energi Panas Bumi, Tantangan, Mitos, dan Ekonomi
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
SIG Bagikan Seluruh...
SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
TBS Energi Catat Pendapatan...
TBS Energi Catat Pendapatan Konsolidasi Tumbuh 20,5% di Kuartal I 2026
2026 Jadi Tahun Paling...
2026 Jadi Tahun Paling Kristis Terumbu Karang di Seluruh Dunia
Anomali Gravitasi Berdampak...
Anomali Gravitasi Berdampak pada Bumi dengan Iklim yang Tak Biasa
Panas Bumi di Kabupaten...
Panas Bumi di Kabupaten Manggarai NTT Potensial Jadi Sumber Energi Terbarukan
Rekomendasi
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved