Purbaya Bocorkan Nasib Utang Whoosh: Indonesia-China Sama-sama Menderita

Rabu, 22 April 2026 - 14:17 WIB
loading...
Purbaya Bocorkan Nasib...
Proses restrukturisasi terkait pembengkakan biaya (cost overrun) serta skema manajemen proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) telah selesai. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan proses restrukturisasi terkait pembengkakan biaya (cost overrun) serta skema manajemen proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) telah selesai sepenuhnya. Keputusan final mengenai penyelesaian kewajiban proyek strategis tersebut kini telah dikantongi pemerintah dan hanya tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi kepada publik.

"Sudah, sudah kelar tinggal diumumkan. Kemarin saya ketemu Menteri Keuangan China, saya bilang sudah diputuskan jadi pihak China tidak usah khawatir. Indonesia tidak pernah menyimpang atau melanggar janji, itu kredibilitas yang kita jaga di dunia internasional," ujar Purbaya usai Simposium PT SMI 2026 di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun

Purbaya menjelaskan, kepastian ini sangat penting untuk menjaga hubungan jangka panjang antara Indonesia dan China. Menurutnya, kepastian hukum dan komitmen pembayaran merupakan fondasi utama dalam mempertahankan kepercayaan investor global terhadap proyek-proyek infrastruktur di tanah air.



Dia sempat merefleksikan kendala koordinasi pada masa awal pembangunan yang sempat menyebabkan keterlambatan signifikan. Ia mengungkapkan bahwa pihak pengembang, terutama dari pihak China, sempat mengalami kebingungan akibat minimnya pengawalan proyek dari instansi terkait pada masa lalu.

Menkeu menyoroti adanya kebuntuan manajemen yang mengakibatkan progres pembebasan lahan hanya mencapai 4 kilometer dalam kurun waktu hampir dua tahun. Hal ini dipicu oleh lemahnya konsolidasi manajemen antara pihak domestik dan mitra asing saat proyek pertama kali digulirkan.

Ia menambahkan, masalah "pingpong" tanggung jawab antarinstansi, seperti antara kementerian BUMN dan kementerian teknis, menjadi penghambat utama di masa lalu. Namun, saat ini pemerintah berkomitmen untuk melakukan pengawalan ketat terhadap setiap Proyek Strategis Nasional (PSN) agar hambatan serupa tidak terulang kembali.

Terkait teknis pengumuman hasil restrukturisasi, Purbaya menyatakan bahwa keterlibatan pihak China dalam seremoni pengumuman bersifat fleksibel. Namun, ia menekankan bahwa secara substansi, kedua negara berada dalam posisi yang setara dalam menanggung risiko investasi pada proyek transportasi modern ini.

"Sama-samalah, mereka juga investasi di sini. Ketika ada rugi, perusahaan China juga rugi. Kita tanggung berapa persen, mereka berapa persen, jadi sama-sama merasa menderita," jelas Purbaya.

Baca Juga: Soal Utang Whoosh, Prabowo: Saya Akan Tanggung Jawab

Pemerintah selanjutnya akan menerapkan standar pengawasan baru yang lebih ketat terhadap proyek-proyek berskala besar. Langkah ini bertujuan agar setiap dana yang dikucurkan dapat dimonitor secara transparan guna menghindari potensi pembengkakan biaya di masa mendatang.

Purbaya optimistis penyelesaian masalah utang Whoosh ini akan memperkuat kerja sama internasional yang sehat. Pemerintah berkomitmen memastikan setiap dana publik dikelola dengan akuntabel demi kelangsungan konektivitas transportasi nasional berkelanjutan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
Tinggalkan Karakter...
Tinggalkan Karakter Garang, Kim Mu Yeol Bertransformasi Jadi Dokter Hangat di First Doctor
Dulu Dipaksa Les Nyanyi,...
Dulu Dipaksa Les Nyanyi, Kini Arcelly Bersinar di Panggung Nasional
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Berita Terkini
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Perkuat Daya Saing,...
Perkuat Daya Saing, LOTTE Chemical Indonesia Raih Tiga Sertifikasi ISO
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved