Hari Bumi, Pertamina Patra Niaga Jaga Ekosistem Laut Pulau Pramuka

Rabu, 22 April 2026 - 14:28 WIB
loading...
Hari Bumi, Pertamina...
PT Pertamina Patra Niaga menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata konservasi ekosistem laut di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata konservasi ekosistem laut di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bumi dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga masyarakat lokal.

“Ketiga biota laut ini merupakan aset alam yang tak ternilai harganya. Peranannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem, melindungi pantai, serta kontribusinya dalam mitigasi perubahan iklim menjadikannya sangat penting untuk dilestarikan,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun dalam keterangan pers, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: Perkuat Pasokan BBM, Pertamina Patra Niaga Optimalkan Tanker Produksi Dalam Negeri

Kegiatan bertajuk program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Marine BiodiverSEAty” ini diwujudkan melalui penanaman 3.000 bibit mangrove, 1.000 bibit lamun (seagrass), serta 750 transplantasi fragmen terumbu karang. Aksi tersebut dilaksanakan pada 17 April 2026 di Pulau Pramuka.



Pelaksanaan program ini melibatkan kolaborasi dengan Taman Nasional Kepulauan Seribu, komunitas lingkungan SEAsoldier, serta masyarakat setempat. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat upaya konservasi sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan laut.

Pulau Pramuka dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan bagian dari kawasan konservasi laut (Marine Protected Area/MPA) yang memiliki peran penting dalam mendukung ekowisata dan ekonomi biru. Namun, kondisi mangrove, lamun, dan terumbu karang di wilayah tersebut dilaporkan mengalami penurunan kualitas.

Manager CSR PT Pertamina (Persero), Roby Hervindo, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pilar lingkungan dalam TJSL perusahaan. Selain menjaga ekosistem, kegiatan ini juga bertujuan memberdayakan masyarakat sekitar serta memitigasi dampak perubahan lingkungan.

Baca Juga: Pertamina Jaga Pasokan, Masyarakat Diimbau Bijak Pakai Energi

Upaya rehabilitasi melalui penanaman mangrove, lamun, dan terumbu karang dinilai penting untuk mencegah abrasi, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati laut. Program ini juga berkontribusi dalam penyerapan karbon biru yang berperan dalam mitigasi perubahan iklim.

Perwakilan komunitas SEAsoldier, Dinni Septianingrum, mengapresiasi keterlibatan Pertamina dalam upaya pelestarian lingkungan laut. Menurutnya, potensi karbon biru Indonesia sangat besar dan perlu dioptimalkan melalui kolaborasi lintas sektor.

Apresiasi serupa disampaikan perwakilan masyarakat lokal, Sahbudin, yang menilai program ini memberikan dampak positif bagi upaya konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Ia berharap lebih banyak pihak dapat terlibat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 13 tentang penanganan perubahan iklim, poin 14 tentang ekosistem laut, serta poin 17 mengenai kemitraan. Pertamina menegaskan bahwa perlindungan lingkungan membutuhkan kolaborasi semua pihak demi keberlanjutan sumber daya alam di masa depan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga JBB Gelar Pelatihan Konservasi di Pulau Untung Jawa
Bank Mantap Dukung Konservasi...
Bank Mantap Dukung Konservasi Penyu di Pantai Sindhu Denpasar
PIS Komitmen Jaga Ekosistem...
PIS Komitmen Jaga Ekosistem Laut Melalui Program LiteraSEA
Mengelola Sumber Daya...
Mengelola Sumber Daya Laut lewat Program Adopt-A-Coral dan Penanaman Bakau
Jaga Ekosistem Laut...
Jaga Ekosistem Laut Jadi Fokus Program TJSL IDSurvey Tahun Ini
Alfamart dan Sheba Ajak...
Alfamart dan Sheba Ajak Masyarakat Ambil Peran Konservasi Terumbu Karang
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Dukung Konservasi Pantai...
Dukung Konservasi Pantai Kuta Bali dengan Pelepasan Ratusan Tukik
Jaga Surga Kecil di...
Jaga Surga Kecil di Timur: Rehabilitasi Karang dan Ribuan Mangrove di Kepulauan Raja Ampat
Rekomendasi
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved