VADS Indonesia Dorong Transformasi Bisnis Otonom dari Generative AI ke Agentic AI

Jum'at, 24 April 2026 - 10:55 WIB
loading...
VADS Indonesia Dorong...
CEO PT VADS Indonesia Idi Amir Ismail memberikan sambutan dalam acara Client & Prospect Gathering bertajuk The Agentic Shift: Orchestrating Business Autonomy di Hotel Wyndham Casablanca, Jakarta, Kamis (23/4/2026). Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Kecerdasan buatan ( artificial intelligence/AI ) yang terus berkembang semakin pesat mendorong dunia usaha untuk beradaptasidan bertransformasi secara lebih strategis. Merespons itu,PT VADS Indonesia menggelar acara Client & Prospect Gathering bertajuk The Agentic Shift: Orchestrating Business Autonomy di Hotel Wyndham Casablanca, Jakarta. Acara ini digelar menjawab perkembangan

Acara ini mempertemukan para pemimpin industri, praktisi bisnis, dan pemangku kepentingan lintas sektor untuk membahas arah perkembangan AI dalam dunia bisnis. Fokus pada pergeseran dari Generative AI menuju Agentic AI yang dinilai mampu mendorong bisnis menjadi lebih otonom dan adaptif. Baca juga: Agentic AI Bisa Jadi Solusi bagi Perusahaan agar Bisnis Makin Lincah

Dalam konteks ini, PT VADS Indonesia menegaskan komitmennya untuk mengambil peran lebih strategis sebagai pionir dalam menyediakan solusi Agentic AI yang terintegrasi bagi dunia usaha di Indonesia. CEO PT VADS Indonesia Idi Amir Ismail mengatakan, agentic AI memungkinkan perusahaan bergerak lebih cepat, adaptif, dan presisi dalam merespons kebutuhan pelanggan.

Melalui pemanfaatan yang tepat, teknologi ini tidak hanya membantu mengotomatisasi proses, tetapi juga memperkuat pengambilan keputusan berbasis data serta meningkatkan pengalaman pelanggan secara menyeluruh. ”Hal ini menjadi penting bagi perusahaan yang ingin tetap relevan dan kompetitif di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang,” katanya, Kamis (23/4/2026).

Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui sesi pemaparan yang menghadirkan Danial Zamzamzairani dari TM Global. Ia menekankan pentingnya infrastruktur sebagai fondasi Agentic AI melalui konektivitas berkecepatan tinggi, low-latency, serta GPU as a Service (GPUaaS) untuk mendukung implementasi yang scalable.

Acara kemudian berlanjut ke sesi panel discussion yang dipandu Chief Sales and Marketing Officer PT VADS Indonesia Deddy Hermansyah dengan menghadirkan Ratih Aprilia dari Haier Sales Indonesia dan Frank Cho selaku Regional Sales Director dari AI Rudder. Diskusi ini menegaskan teknologi hanya mencakup sekitar 20% dari proses digitalisasi, sementara 80% lainnya ditentukan oleh kesiapan operasional dan peran manusia, termasuk kontribusi tenaga ahli di PT VADS Indonesia.

Melalui rangkaian sesi interaktif tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai penerapan AI dalam bisnis. Sekaligus menyadari pentingnya keseimbangan antara teknologi dan operasional dalam mendorong transformasi yang berkelanjutan. Baca juga: Dukung Transformasi Pendidikan, PB PGRI Luncurkan Pelatihan 1 Juta Guru Mahir AI dan Coding

Menutup rangkaian acara, Chief Customer Experience Officer, GCX Telekom Malaysia, Puan Shazurawati binti Abd Karim hadir memberikan closing remarks sebagai tamu kehormatan. Lebih dari sekadar forum berbagi wawasan, acara ini juga menjadi ajang strategis untuk memperkuat jejaring dan membuka peluang kolaborasi baru antar pelaku industri. Interaksi yang terjalin diharapkan dapat mendorong sinergi yang lebih solid dalam menghadapi dinamika transformasi digital.

Melalui inisiatif ini, PT VADS Indonesia kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis bagi perusahaan dalam menghadapi era baru transformasi digital. Dengan mengedepankan inovasi, kolaborasi, dan solusi terintegrasi. PT VADS Indonesia optimistis bahwa Agentic AI dapat menjadi katalis dalam membangun bisnis yang lebih adaptif, otonom, dan berdaya saing tinggi.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
White Paper MDI Ventures...
White Paper MDI Ventures Petakan Jalur Ekonomi Digital Inklusif di Indonesia
Kecerdasan Buatan Merambah...
Kecerdasan Buatan Merambah Industri Asuransi, Hanwha Life Perkenalkan AI Financial Advisor
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Rekomendasi
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Berita Terkini
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved