Indonesia Resmi Impor Minyak Rusia 150 Juta Barel, Setara Setengah Kebutuhan BBM Nasional
Jum'at, 24 April 2026 - 15:48 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya itu, Yuliot mengatakan pemilihan jalur pengiriman juga turut menjadi pembahasan. Mengingat saat ini konflik masih berlangsung antara Amerika Serikat dengan Iran. Disatu sisi pemilihan jalur juga menimbang aspek efisiensi agar biaya pengiriman tidak memakan biaya mahal.
"Saat ini dalam tahap pembahasan bagaimana cara mengimpornya, apakah langsung Perusahaan Negara atau BLU. Kita siapkan regulasinya. Termasuk pada saat impor jalur mana yang akan digunakan," sambungnya.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, kebutuhan minyak mentah Indonesia setiap tahunnya mencapai angka 300 juta barel, sementara konsumsi harian mencapai 1,6 juta barel. Adapun kapasitas produksi Indonesia baru 600 ribu barel per hari, sehingga masih banyak memerlukan tambahan minyak dari luar.
Ia menyebut hal ini menjadi dasar bagi Pemerintah terus mencari pasokan minyak mentah untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Baik dari Rusia maupun Amerika, Pemerintah akan mencari minyak yang punya harga kompetitif.
"Saat ini dalam tahap pembahasan bagaimana cara mengimpornya, apakah langsung Perusahaan Negara atau BLU. Kita siapkan regulasinya. Termasuk pada saat impor jalur mana yang akan digunakan," sambungnya.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, kebutuhan minyak mentah Indonesia setiap tahunnya mencapai angka 300 juta barel, sementara konsumsi harian mencapai 1,6 juta barel. Adapun kapasitas produksi Indonesia baru 600 ribu barel per hari, sehingga masih banyak memerlukan tambahan minyak dari luar.
Ia menyebut hal ini menjadi dasar bagi Pemerintah terus mencari pasokan minyak mentah untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Baik dari Rusia maupun Amerika, Pemerintah akan mencari minyak yang punya harga kompetitif.
Lihat Juga :