Selat Hormuz Lumpuh, Bahan Bakar Minyak Rusia Mengalir Deras ke Singapura
Minggu, 26 April 2026 - 07:58 WIB
loading...
A
A
A
Peningkatan ini terjadi saat pasokan dari kawasan Teluk mengalami penurunan signifikan. Kedatangan harian minyak dari Timur Tengah turun sekitar 36%, dari 522.000 barel per hari (bph) pada awal tahun menjadi 336.000 barel per hari pada Maret-April.
Sebaliknya, pasokan dari Rusia meningkat tajam dari 372.000 menjadi 585.000 bph dalam periode yang sama, mengisi kekosongan akibat terganggunya distribusi minyak dari Timur Tengah.
Gangguan pasokan dipicu penutupan Selat Hormuz oleh Iran pada awal Maret disebut Badan Energi Internasional sebagai salah satu gangguan terbesar dalam sejarah pasar minyak global. Jalur tersebut sebelumnya menopang sekitar 20% perdagangan minyak dunia.
Di tengah krisis, pemerintah Amerika Serikat memberikan pengecualian sementara terhadap sanksi minyak Rusia untuk menjaga stabilitas pasokan. Kebijakan ini turut mempercepat peralihan arus perdagangan energi ke Rusia, meski masa berlakunya terbatas.
Baca Juga: Daftar Mata Uang Terlemah di Dunia April 2026 Versi Forbes Advisor, Rupiah Nomor Berapa?
Sebaliknya, pasokan dari Rusia meningkat tajam dari 372.000 menjadi 585.000 bph dalam periode yang sama, mengisi kekosongan akibat terganggunya distribusi minyak dari Timur Tengah.
Gangguan pasokan dipicu penutupan Selat Hormuz oleh Iran pada awal Maret disebut Badan Energi Internasional sebagai salah satu gangguan terbesar dalam sejarah pasar minyak global. Jalur tersebut sebelumnya menopang sekitar 20% perdagangan minyak dunia.
Di tengah krisis, pemerintah Amerika Serikat memberikan pengecualian sementara terhadap sanksi minyak Rusia untuk menjaga stabilitas pasokan. Kebijakan ini turut mempercepat peralihan arus perdagangan energi ke Rusia, meski masa berlakunya terbatas.
Baca Juga: Daftar Mata Uang Terlemah di Dunia April 2026 Versi Forbes Advisor, Rupiah Nomor Berapa?
Lihat Juga :