Dolar Menguat Dongkrak Kinerja MARK di Q1 2026: Laba Tumbuh Dua Digit Rp83,4 M
Senin, 27 April 2026 - 13:47 WIB
loading...
A
A
A
Perseroan diketahui menggunakan mata uang dolar AS dalam sebagian besar transaksi, baik dari sisi pendapatan maupun kontrak bisnis utama. Dengan demikian, fluktuasi nilai tukar justru memberikan dampak positif terhadap pendapatan dan margin dalam laporan keuangan berbasis rupiah.
Neraca Kuat dan Likuiditas Meningkat
Dari sisi posisi keuangan, MARK mencatatkan total aset sebesar Rp1,08 triliun pada Q1 2026, meningkat dari Rp1,02 triliun pada Q1 2025. Aset lancar naik menjadi Rp553,98 miliar, sementara aset tidak lancar berada di level Rp527,09 miliar.
Total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp95,86 miliar dari Rp120,12 miliar, mencerminkan pengelolaan utang yang semakin sehat. Ekuitas meningkat menjadi Rp985,21 miliar dari Rp902,63 miliar.
Neraca Kuat dan Likuiditas Meningkat
Dari sisi posisi keuangan, MARK mencatatkan total aset sebesar Rp1,08 triliun pada Q1 2026, meningkat dari Rp1,02 triliun pada Q1 2025. Aset lancar naik menjadi Rp553,98 miliar, sementara aset tidak lancar berada di level Rp527,09 miliar.
Total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp95,86 miliar dari Rp120,12 miliar, mencerminkan pengelolaan utang yang semakin sehat. Ekuitas meningkat menjadi Rp985,21 miliar dari Rp902,63 miliar.
Lihat Juga :