Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat, Ada Dedikasi dan Komitmen Para Pekerja
Senin, 27 April 2026 - 18:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Pesan Prabowo: Tidak Boleh Ada Titipan dan Kongkalikong Seleksi Siswa Sekolah Rakyat
Komitmen terhadap keselamatan kerja menjadi prioritas utama perusahaan. Setiap aktivitas diawali dengan safety briefing, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) yang disiplin. Bagi Brantas Abipraya, keselamatan bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan bagian dari budaya kerja dan tanggung jawab terhadap setiap insan proyek.
Berbagai tantangan di lapangan, seperti kondisi cuaca ekstrem, medan yang kompleks, hingga keterbatasan logistik, dihadapi dengan ketangguhan dan semangat pantang menyerah. Hal ini sejalan dengan nilai perusahaan dalam menjaga kualitas, ketepatan waktu, dan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap proyek.
Selain itu, setiap proyek yang digarap Brantas Abipraya ini juga memberikan dampak sosial yang signifikan dengan melibatkan tenaga kerja lokal. Kehadiran proyek membuka peluang peningkatan keterampilan dan taraf hidup masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat peran pembangunan infrastruktur sebagai penggerak ekonomi daerah.
Salah satu pekerja proyek, Budi, menjadi representasi dari dedikasi tersebut. Ia merantau dari Lamongan dan bekerja tanpa lelah demi keluarganya.
“Setiap adukan semen yang saya kerjakan, saya bayangkan untuk masa depan anak-anak saya. Walaupun jauh dari keluarga, saya bangga karena ini bukan sekadar pekerjaan, tapi kontribusi untuk masa depan mereka dan anak-anak Indonesia,” ungkapnya.
Di tengah dinamika tersebut, harapan masyarakat terhadap pembangunan Sekolah Rakyat turut menjadi motivasi tersendiri. Anak-anak di sekitar proyek kerap menyaksikan proses pembangunan dengan penuh antusias, menggambarkan harapan akan akses pendidikan yang lebih baik di masa depan.
Bagi Budi dan rekan-rekannya, pekerjaan ini memiliki makna yang lebih dalam. “Membangun sekolah seperti ini adalah kebanggaan. Harapannya bisa menjadi amal jariyah, memberi manfaat bagi banyak orang,” tambahnya.
Komitmen terhadap keselamatan kerja menjadi prioritas utama perusahaan. Setiap aktivitas diawali dengan safety briefing, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) yang disiplin. Bagi Brantas Abipraya, keselamatan bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan bagian dari budaya kerja dan tanggung jawab terhadap setiap insan proyek.
Berbagai tantangan di lapangan, seperti kondisi cuaca ekstrem, medan yang kompleks, hingga keterbatasan logistik, dihadapi dengan ketangguhan dan semangat pantang menyerah. Hal ini sejalan dengan nilai perusahaan dalam menjaga kualitas, ketepatan waktu, dan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap proyek.
Selain itu, setiap proyek yang digarap Brantas Abipraya ini juga memberikan dampak sosial yang signifikan dengan melibatkan tenaga kerja lokal. Kehadiran proyek membuka peluang peningkatan keterampilan dan taraf hidup masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat peran pembangunan infrastruktur sebagai penggerak ekonomi daerah.
Salah satu pekerja proyek, Budi, menjadi representasi dari dedikasi tersebut. Ia merantau dari Lamongan dan bekerja tanpa lelah demi keluarganya.
“Setiap adukan semen yang saya kerjakan, saya bayangkan untuk masa depan anak-anak saya. Walaupun jauh dari keluarga, saya bangga karena ini bukan sekadar pekerjaan, tapi kontribusi untuk masa depan mereka dan anak-anak Indonesia,” ungkapnya.
Di tengah dinamika tersebut, harapan masyarakat terhadap pembangunan Sekolah Rakyat turut menjadi motivasi tersendiri. Anak-anak di sekitar proyek kerap menyaksikan proses pembangunan dengan penuh antusias, menggambarkan harapan akan akses pendidikan yang lebih baik di masa depan.
Bagi Budi dan rekan-rekannya, pekerjaan ini memiliki makna yang lebih dalam. “Membangun sekolah seperti ini adalah kebanggaan. Harapannya bisa menjadi amal jariyah, memberi manfaat bagi banyak orang,” tambahnya.
Lihat Juga :