SIG Perkuat Kepemimpinan Semen Ramah Lingkungan melalui Sertifikasi Platinum
Selasa, 28 April 2026 - 16:06 WIB
loading...
Transformasi hijau PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kian menguat seiring raihan lima sertifikat Green Label Indonesia predikat Platinum. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Transformasi hijau PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kian menguat seiring raihan lima sertifikat Green Label Indonesia predikat Platinum. Pencapaian ini mempertegas posisi perusahaan sebagai pemimpin dalam pengembangan bahan bangunan rendah emisi di dalam negeri.
"Sertifikat Green Label Indonesia menjadi bukti nyata bahwa produk bahan bangunan yang diproduksi oleh SIG tidak hanya terjamin mutu dan kualitasnya, tetapi juga membantu pelanggan mendapatkan produk yang lebih rendah emisi dan membangun dengan lebih bertanggung jawab," ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni dalam pernyataannya, Selasa (28/4/2026).
Baca Juga: SIG Percepat Transformasi Hijau, Limbah Disulap Jadi Energi
Sertifikasi tersebut diberikan oleh Green Product Council Indonesia kepada lima fasilitas produksi SIG, yakni Pabrik Tuban, PT Semen Tonasa Pabrik Pangkep, serta pabrik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk di Narogong, Cilacap, dan Lhoknga.
Menurut Vita, pencapaian ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat inovasi dalam pengembangan semen hijau dan produk turunannya yang lebih rendah emisi, sekaligus menjawab kebutuhan sektor konstruksi yang semakin berorientasi pada keberlanjutan.
SIG secara konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam strategi bisnis, mulai dari praktik pertambangan yang baik hingga pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi energi dalam proses produksi.
Selain itu, perusahaan juga mengoptimalkan penggunaan limbah dan sampah sebagai bahan baku serta bahan bakar alternatif melalui pendekatan ekonomi sirkular, sekaligus mengembangkan energi terbarukan dan sistem distribusi yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga: SIG Catatkan Profitabilitas di Tengah Tantangan Industri 2025
Melalui berbagai inisiatif tersebut, SIG mampu menghadirkan produk semen hijau dengan emisi karbon hingga 38 persen lebih rendah dibandingkan semen konvensional. Hal ini menjadi kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan rendah karbon di sektor konstruksi nasional.
Vita menambahkan, SIG terus mendorong masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memilih produk bahan bangunan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat adopsi konstruksi berkelanjutan di Indonesia. SIG menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi bahan bangunan inovatif yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan secara jangka panjang.
"Sertifikat Green Label Indonesia menjadi bukti nyata bahwa produk bahan bangunan yang diproduksi oleh SIG tidak hanya terjamin mutu dan kualitasnya, tetapi juga membantu pelanggan mendapatkan produk yang lebih rendah emisi dan membangun dengan lebih bertanggung jawab," ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni dalam pernyataannya, Selasa (28/4/2026).
Baca Juga: SIG Percepat Transformasi Hijau, Limbah Disulap Jadi Energi
Sertifikasi tersebut diberikan oleh Green Product Council Indonesia kepada lima fasilitas produksi SIG, yakni Pabrik Tuban, PT Semen Tonasa Pabrik Pangkep, serta pabrik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk di Narogong, Cilacap, dan Lhoknga.
Menurut Vita, pencapaian ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat inovasi dalam pengembangan semen hijau dan produk turunannya yang lebih rendah emisi, sekaligus menjawab kebutuhan sektor konstruksi yang semakin berorientasi pada keberlanjutan.
SIG secara konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam strategi bisnis, mulai dari praktik pertambangan yang baik hingga pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi energi dalam proses produksi.
Selain itu, perusahaan juga mengoptimalkan penggunaan limbah dan sampah sebagai bahan baku serta bahan bakar alternatif melalui pendekatan ekonomi sirkular, sekaligus mengembangkan energi terbarukan dan sistem distribusi yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga: SIG Catatkan Profitabilitas di Tengah Tantangan Industri 2025
Melalui berbagai inisiatif tersebut, SIG mampu menghadirkan produk semen hijau dengan emisi karbon hingga 38 persen lebih rendah dibandingkan semen konvensional. Hal ini menjadi kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan rendah karbon di sektor konstruksi nasional.
Vita menambahkan, SIG terus mendorong masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memilih produk bahan bangunan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat adopsi konstruksi berkelanjutan di Indonesia. SIG menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi bahan bangunan inovatif yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan secara jangka panjang.
(nng)
Lihat Juga :