BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri

Selasa, 28 April 2026 - 21:18 WIB
loading...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
Kepala BP BUMN Dony Oskaria. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah sedang mematangkan langkah intervensi untuk mengatasi beban utang proyek kereta cepat Whoosh yang dinilai membebani kinerja keuangan operator. Skema restrukturisasi tersebut ditargetkan diumumkan dalam beberapa pekan ke depan guna menjaga keberlanjutan operasional dan finansial proyek strategis nasional itu.

"Kalau dibebankan kepada kereta api saja tentu kereta api tidak cukup untuk menanggung beban finansialnya," ujar Dony Oskaria di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga: KCIC Pasang Target Penumpang Whoosh 30.000 per Hari di 2028

Dony menegaskan, persoalan utama Whoosh bukan terletak pada kinerja operasional, melainkan pada struktur pendanaan awal yang sarat utang akibat minimnya porsi ekuitas. Kondisi tersebut membuat beban finansial menjadi tidak seimbang jika hanya ditanggung oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero). Menurut dia, fokus pemerintah saat ini adalah memastikan keberlanjutan proyek kereta cepat tersebut, bukan sekadar menentukan bentuk intervensi yang akan diambil. "Jangan terjebak kepada bagaimana caranya. Yang penting adalah bagaimana Whoosh ini bisa berkelanjutan ke depan," katanya.



Ia menambahkan operasional Whoosh sejauh ini berjalan dengan baik, sehingga langkah yang diperlukan adalah penyesuaian pada sisi pembiayaan agar tidak mengganggu keberlangsungan layanan. "Yang kita selesaikan adalah bagaimana beban finansialnya. Operasional itu sudah berjalan dengan baik," ujar Dony.

Baca Juga: Tuntaskan Masalah Kereta Cepat, Bos Danantara Beberkan Opsi KCIC Diambil Alih Kemenkeu

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa skema restrukturisasi yang tengah disiapkan akan melibatkan koordinasi intensif dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Detail kebijakan akan diumumkan setelah proses finalisasi bersama otoritas fiskal rampung. Sinyal percepatan restrukturisasi juga dikatakan CEO Danantara, Rosan Roeslani yang menyebutkan keputusan administratif terkait penyelamatan proyek kereta cepat tersebut telah mendapat persetujuan dari pemerintah.

Menurut Rosan, keputusan tersebut telah ditetapkan oleh Agus Harimurti Yudhoyono selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. "Sudah diputuskan oleh Pak Menko Infra," ujar Rosan singkat. Ia juga mengindikasikan implementasi kebijakan restrukturisasi akan mulai dijalankan dalam waktu dekat, dengan target pelaksanaan pada Mei 2026 sebagai langkah awal penyelamatan pembiayaan proyek kereta cepat Whoosh.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Pelemahan Rupiah Dinilai...
Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Pertanda Krisis, Tapi Restrukturisasi Ekonomi
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
Rekomendasi
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Berita Terkini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved