IHSG Dibuka Merangsek Naik ke Level 7.096, Terdorong Net Buy Investor Domestik

Rabu, 29 April 2026 - 10:03 WIB
loading...
IHSG Dibuka Merangsek...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 7.086 pada pembukaan perdagangan, Rabu (29/4/2026). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dibuka menguat ke level 7.086 pada pembukaan perdagangan, Rabu (29/4/2026). Penguatan indeks ini juga terdorong oleh akumulasi net buy investor domestik hingga penutupan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan indeks yang terpantau hingga pukul 09.05 WIB, sempat menyentuh titik tertinggi di level 7.115,30 dan titik terendah berada di 7.087,79. Rentang pergerakan yang sempit ini mencerminkan kondisi pasar yang relatif tenang namun cenderung positif.

Secara keseluruhan pada pembukaan IHSG hari ini, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp12.607 triliun, dengan total volume perdagangan sebesar 4,8 miliar lembar saham dan nilai transaksi Rp1,38 triliun yang terjadi dalam 171.100 kali frekuensi perdagangan.

Baca Juga: IHSG Sesi Siang Ambruk Hampir Tinggalkan Level 7.000, Mayoritas Sektor Memerah

Sementara dari sisi breadth pasar, sebanyak 304 saham mengalami kenaikan, 230 saham terkoreksi, dan 425 saham tidak mengalami perubahan harga sama sekali. Dominasi saham yang stagnan ini mengisyaratkan bahwa meskipun indeks menguat, pasar secara keseluruhan masih berada dalam kondisi wait-and-see.

Di sisi positif, Pinnacle Persada Investama menjadi yang paling menonjol dengan lonjakan harga hingga 24,80% ke level 775. Di belakangnya, KONI atau Perdana Bangun Pusaka Tbk juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 19,41% ke harga 2.830.



Saham BAPA dari Bekasi Asri Pemula Tbk naik 17,59% ke level 234, disusul GDST dari Gunawan Dianjaya Steel Tbk yang menguat 16,50% ke harga 120, serta ESIP milik Sinergi Inti Plastindo Tbk yang naik 14,47% ke posisi 182.

Sebaliknya, tekanan jual paling besar dialami oleh Indo Premier Investment Management yang anjlok 14,59% ke harga 158, dan Insight Investments Management yang turun 14,41% ke level 101. Keduanya berasal dari segmen manajemen investasi, yang bisa mengindikasikan tekanan khusus pada kelompok saham dana investasi hari ini.

Baca Juga: IHSG Ambruk 6,61% dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Tergerus Jadi Rp12.736 Triliun

Selain itu, LMPI dari Langgeng Makmur Industri Tbk terkoreksi 12,38%, KJEN dari Krida Jaringan Nusantara Tbk turun 12,20%, dan LCKM dari LCK Global Kedaton Tbk melemah 12,14%.

Dari sisi pelaku pasar, hingga penutupan perdagangan Selasa (28/4) terdapat dinamika yang menarik antara investor domestik dan asing. Investor domestik tercatat melakukan pembelian senilai Rp 11,54 triliun dengan penjualan Rp9,19 triliun, sehingga membukukan net buy sekitar Rp2,35 triliun.

Sementara itu, investor asing justru berada di posisi berlawanan, dengan pembelian hanya Rp5,94 triliun dibandingkan penjualan Rp8,29 triliun, menghasilkan net sell sekitar Rp2,35 triliun.

Selanjutnya dari sebelas sektor yang diperdagangkan, tujuh sektor berhasil mencatatkan penguatan sementara empat sektor lainnya melemah. Teknologi menjadi sektor dengan kinerja terbaik hari ini, menguat 2,06%, sektor Perindustrian menyusul dengan kenaikan 0,96%, dan Keuangan menguat 0,73%, menunjukkan kepercayaan investor pada sektor perbankan dan jasa keuangan.

Sektor Transportasi naik 0,46%, Primer naik 0,38%, sementara Non-Primer dan Properti hanya naik sangat tipis masing-masing 0,03 persen dan 0,01%. Di sisi yang melemah, Kesehatan menjadi sektor dengan tekanan terbesar, turun 1,54 persen, sektor Barang Baku terkoreksi 0,48%, Infrastruktur melemah 0,16%, dan Energi turun paling kecil yakni 0,08%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Tipis ke 6.010, Ada 519 Saham Malas Bergerak
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved