Tumbuh 19%, CDIA Bukukan Pendapatan USD41,2 Juta di Kuartal I-2026
Kamis, 30 April 2026 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Pada kuartal I-2026, CDIA memperkuat lini bisnis logistik maritim melalui penambahan kapal tanker kimia berkapasitas 9.000 DWT yang dikembangkan bersama mitra dari Jepang. Penambahan armada ini diharapkan memperluas jangkauan operasional ke pasar Asia dan Eropa.
Baca Juga: BRI Tebar Dividen Interim Rp20,63 Triliun, Setara 50% dari Laba Bersih
Di segmen energi, kapasitas pembangkit tenaga surya telah mencapai 11 MWp dengan tambahan sekitar 5 MWp yang sedang dikembangkan dan ditargetkan beroperasi pada 2026. Sementara di sektor air, perusahaan mengembangkan tambahan kapasitas produksi dan pengolahan limbah untuk memperkuat platform air terintegrasi.
Adapun pada segmen pelabuhan dan penyimpanan, pembangunan sejumlah infrastruktur strategis, termasuk tangki penyimpanan dan fasilitas pendukung, terus berjalan sesuai rencana. Di sektor logistik, ekspansi armada ditargetkan mencapai 20 kapal hingga akhir 2026 guna memenuhi permintaan pasar.
Secara keseluruhan, CDIA memasuki sisa tahun 2026 dengan pipeline proyek yang solid serta basis pelanggan yang terus berkembang. Hingga akhir Maret, total aset perseroan tercatat sebesar USD1,9 miliar dengan ekuitas mencapai USD1,14 miliar.
Baca Juga: BRI Tebar Dividen Interim Rp20,63 Triliun, Setara 50% dari Laba Bersih
Di segmen energi, kapasitas pembangkit tenaga surya telah mencapai 11 MWp dengan tambahan sekitar 5 MWp yang sedang dikembangkan dan ditargetkan beroperasi pada 2026. Sementara di sektor air, perusahaan mengembangkan tambahan kapasitas produksi dan pengolahan limbah untuk memperkuat platform air terintegrasi.
Adapun pada segmen pelabuhan dan penyimpanan, pembangunan sejumlah infrastruktur strategis, termasuk tangki penyimpanan dan fasilitas pendukung, terus berjalan sesuai rencana. Di sektor logistik, ekspansi armada ditargetkan mencapai 20 kapal hingga akhir 2026 guna memenuhi permintaan pasar.
Secara keseluruhan, CDIA memasuki sisa tahun 2026 dengan pipeline proyek yang solid serta basis pelanggan yang terus berkembang. Hingga akhir Maret, total aset perseroan tercatat sebesar USD1,9 miliar dengan ekuitas mencapai USD1,14 miliar.
(nng)
Lihat Juga :