Danamon Bukukan Pertumbuhan Laba Bersih 35 Persen pada Kuartal Pertama 2026
Kamis, 30 April 2026 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Pada sisi penghimpunan dana, Danamon membukukan total rekening giro, rekening tabungan (current account and savings account atau CASA) dan deposito konsolidasian sebesar Rp176,1 triliun, tumbuh 16% year-on-year.
Dalam sisi profitabilitas, sepanjang 1Q2026 Danamon membukukan pendapatan operasional sebelum pencadangan (pre-provision operating profit atau PPOP) konsolidasian sebesar Rp2,6 triliun, tumbuh 12% year-on-year.
Dengan perbaikan sebesar 13% year-on-year pada biaya kredit (cost of credit), Danamon membukukan laba operasional konsolidasian sebesar Rp1,6 triliun. Laba bersih periode berjalan konsolidasian pada 1Q2026 adalah sebesar Rp1,1 triliun, tumbuh 35% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam sisi rentabilitas, Danamon membukukan margin bunga bersih (net interest margin atau NIM) sebesar 7,6%. Pertumbuhan pada sisi intermediasi keuangan dan profitabilitas tersebut dicapai dengan kualitas aset yang tetap terjaga.
Per 31 Maret 2026, Danamon mencatatkan rasio loan at risk (LAR) sebesar 8,2%, lebih baik 2,4 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya. Rasio NPL bruto pada waktu yang sama adalah sebesar 1,6%, 30 basis poin lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Danamon juga mencatatkan rasio cakupan NPL (NPL coverage ratio) sebesar 290,6%, meningkat 8,3 poin persentase dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pada ekosistem otomotif, Danamon mencatatkan pertumbuhan 36% year-on-year pada penyaluran pinjaman sinergi (synergy loan) Danamon bersama dengan Adira Finance. Pertumbuhan pada ekosistem otomotif tersebut didukung oleh sejumlah inisiatif kunci, khususnya dukungan Danamon bersama dengan Adira Finance dan MUFG pada penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026 pada 5-15 Februari 2026.
Dalam sisi profitabilitas, sepanjang 1Q2026 Danamon membukukan pendapatan operasional sebelum pencadangan (pre-provision operating profit atau PPOP) konsolidasian sebesar Rp2,6 triliun, tumbuh 12% year-on-year.
Dengan perbaikan sebesar 13% year-on-year pada biaya kredit (cost of credit), Danamon membukukan laba operasional konsolidasian sebesar Rp1,6 triliun. Laba bersih periode berjalan konsolidasian pada 1Q2026 adalah sebesar Rp1,1 triliun, tumbuh 35% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam sisi rentabilitas, Danamon membukukan margin bunga bersih (net interest margin atau NIM) sebesar 7,6%. Pertumbuhan pada sisi intermediasi keuangan dan profitabilitas tersebut dicapai dengan kualitas aset yang tetap terjaga.
Per 31 Maret 2026, Danamon mencatatkan rasio loan at risk (LAR) sebesar 8,2%, lebih baik 2,4 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya. Rasio NPL bruto pada waktu yang sama adalah sebesar 1,6%, 30 basis poin lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Danamon juga mencatatkan rasio cakupan NPL (NPL coverage ratio) sebesar 290,6%, meningkat 8,3 poin persentase dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Capaian Kinerja Operasional 1Q2026
Seiring Danamon terus mengimplementasikan prioritas strategisnya, yang mencakup fokus pada sejumlah ekosistem bisnis prioritas, serta investasi untuk memperkuat kapabilitas inti pada perbankan digital, branding, sumber daya manusia, dan transformasi kantor cabang, Danamon mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang 1Q2026.Pada ekosistem otomotif, Danamon mencatatkan pertumbuhan 36% year-on-year pada penyaluran pinjaman sinergi (synergy loan) Danamon bersama dengan Adira Finance. Pertumbuhan pada ekosistem otomotif tersebut didukung oleh sejumlah inisiatif kunci, khususnya dukungan Danamon bersama dengan Adira Finance dan MUFG pada penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026 pada 5-15 Februari 2026.
Lihat Juga :