AS Sanksi Terminal Minyak China Jelang KTT Trump-Xi Jinping, Beijing Kecam Intimidasi Washington

Sabtu, 02 Mei 2026 - 20:04 WIB
loading...
A A A
Washington juga menjatuhkan sanksi terhadap Xingchun Li selaku presiden perusahaan tersebut, serta dua perusahaan manajemen kapal berbasis di Inggris dan Hong Kong yang dianggap terlibat dalam pengangkutan minyak Iran.

Secara paralel, Departemen Keuangan AS turut memberikan sanksi kepada tiga perusahaan penukaran mata uang Iran yang diduga mencuci miliaran dolar hasil penjualan minyak Iran. Sebagian besar transaksi tersebut disebut menggunakan mata uang yuan sebelum dikonversi ke mata uang lain.



Langkah tersebut merupakan bagian dari "Operation Economic Fury", kampanye tekanan ekonomi AS terhadap Iran yang sejak 2025 telah menyasar lebih dari 1.000 entitas terkait Tehran. Pekan sebelumnya, Washington juga menjatuhkan sanksi kepada Hengli Petrochemical (Dalian) Refinery Co., salah satu kilang independen terbesar di China.

Dikutip dari Press TV, Kementerian Luar Negeri China melalui juru bicaranya, Lin Jian, menolak keras kebijakan tersebut dan menyebut sanksi sepihak AS tidak memiliki dasar hukum internasional. Beijing juga mendesak Washington menghentikan praktik "yurisdiksi lengan panjang" yang dinilai merugikan kepentingan perusahaan-perusahaan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Rekomendasi
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
Mengapa Safar Dijuluki...
Mengapa Safar Dijuluki Bulan Perang? Simak 9 Peristiwa Bersejarah Islam Ini
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved