Indonesia Tawarkan Peluang Besar Investasi Hulu Migas, Ajak Investor dan Penyedia Teknologi Global Berkolaborasi
Rabu, 06 Mei 2026 - 15:54 WIB
loading...
A
A
A
“Indonesia adalah frontier energy opportunity yang belum sepenuhnya tergarap, dan saat ini adalah momentum terbaik bagi investor untuk masuk. Kami tidak hanya bicara potensi, tetapi juga eksekusi,” tegasnya.
Ia menjelaskan, Pertamina secara konsisten menunjukkan kinerja eksplorasi yang solid. Pada 2025, perusahaan melakukan pengeboran 20 sumur eksplorasi, dengan delapan di antaranya berhasil menemukan cadangan baru, tingkat keberhasilan yang mencerminkan kualitas data dan pendekatan teknologi yang digunakan.
“Dengan dukungan survei seismik 2.931 km (2D) dan 855 km² (3D), kami memastikan setiap langkah eksplorasi berbasis data yang kuat, sehingga memberikan tingkat keyakinan yang lebih tinggi bagi investor,” lanjutnya.
Selain itu, peluang investasi tidak hanya berada pada eksplorasi baru, tetapi juga pada peningkatan produksi dari aset eksisting. Implementasi teknologi seperti Chemical EOR, Thermal EOR, optimalisasi reservoir berkualitas rendah, serta program infill telah terbukti meningkatkan produksi di lapangan strategis seperti Blok Rokan.
“Ini merupakan peluang low risk, high value bagi investor. Aset eksisting kami masih menyimpan potensi besar yang dapat dioptimalkan melalui penerapan teknologi,” ujarnya.
Pertamina juga secara aktif membuka ruang kolaborasi bagi penyedia teknologi energi global, khususnya dari Amerika Serikat, untuk berperan dalam peningkatan produksi migas Indonesia.
Ia menjelaskan, Pertamina secara konsisten menunjukkan kinerja eksplorasi yang solid. Pada 2025, perusahaan melakukan pengeboran 20 sumur eksplorasi, dengan delapan di antaranya berhasil menemukan cadangan baru, tingkat keberhasilan yang mencerminkan kualitas data dan pendekatan teknologi yang digunakan.
“Dengan dukungan survei seismik 2.931 km (2D) dan 855 km² (3D), kami memastikan setiap langkah eksplorasi berbasis data yang kuat, sehingga memberikan tingkat keyakinan yang lebih tinggi bagi investor,” lanjutnya.
Selain itu, peluang investasi tidak hanya berada pada eksplorasi baru, tetapi juga pada peningkatan produksi dari aset eksisting. Implementasi teknologi seperti Chemical EOR, Thermal EOR, optimalisasi reservoir berkualitas rendah, serta program infill telah terbukti meningkatkan produksi di lapangan strategis seperti Blok Rokan.
“Ini merupakan peluang low risk, high value bagi investor. Aset eksisting kami masih menyimpan potensi besar yang dapat dioptimalkan melalui penerapan teknologi,” ujarnya.
Pertamina juga secara aktif membuka ruang kolaborasi bagi penyedia teknologi energi global, khususnya dari Amerika Serikat, untuk berperan dalam peningkatan produksi migas Indonesia.
Lihat Juga :