Kejar Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Dekati 6%, Purbaya Ungkap Fokus Utama Pemerintah
Kamis, 07 Mei 2026 - 19:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Wamenkeu Klaim Ekonomi Tumbuh 5,61% Bukan Autopilot, Ini Buktinya
Selain perlindungan sosial, Purbaya membocorkan bahwa pemerintah tengah merancang tambahan insentif bagi dunia usaha untuk memperkuat aktivitas ekonomi pada periode April-Juni tahun ini. “Pemerintah juga masih akan memberikan stimulus tambahan bagi perekonomian di kuartal kedua tahun 2026 ini,” tambah Purbaya.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 5,61%.
Baca Juga: RI Lepas dari Kutukan Ekonomi 5%, Purbaya Ngak Stress Lagi
Capaian ini menunjukkan tren penguatan yang konsisten jika dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal IV 2025 yang sebesar 5,39%, maupun posisi pada periode yang sama di tahun sebelumnya yang berada di angka 4,87%.
Dengan fondasi awal tahun yang kuat, pemerintah percaya diri bahwa sinergi kebijakan fiskal dan moneter akan mampu membawa pertumbuhan ekonomi nasional menuju level 6% pada penutupan tahun anggaran.
Selain perlindungan sosial, Purbaya membocorkan bahwa pemerintah tengah merancang tambahan insentif bagi dunia usaha untuk memperkuat aktivitas ekonomi pada periode April-Juni tahun ini. “Pemerintah juga masih akan memberikan stimulus tambahan bagi perekonomian di kuartal kedua tahun 2026 ini,” tambah Purbaya.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 5,61%.
Baca Juga: RI Lepas dari Kutukan Ekonomi 5%, Purbaya Ngak Stress Lagi
Capaian ini menunjukkan tren penguatan yang konsisten jika dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal IV 2025 yang sebesar 5,39%, maupun posisi pada periode yang sama di tahun sebelumnya yang berada di angka 4,87%.
Dengan fondasi awal tahun yang kuat, pemerintah percaya diri bahwa sinergi kebijakan fiskal dan moneter akan mampu membawa pertumbuhan ekonomi nasional menuju level 6% pada penutupan tahun anggaran.
(akr)
Lihat Juga :