Sektor Ekraf Serap 27,4 Juta Pekerja, CapCut Dorong Digitalisasi Konten

Jum'at, 08 Mei 2026 - 18:18 WIB
loading...
Sektor Ekraf Serap 27,4...
CapCut Gala 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Platform penyuntingan video CapCut terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif di Indonesia melalui penyediaan solusi teknologi komprehensif dan pemberdayaan komunitas kreator. Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam mendukung akselerasi ekonomi digital serta memperluas akses bagi pelaku industri lokal untuk menghasilkan konten berkualitas profesional.

Penyelenggaraan malam penghargaan "CapCut Gala 2026" pada akhir April lalu menjadi puncak apresiasi terhadap 21 kreator terbaik yang dinilai berkontribusi signifikan terhadap ekosistem kreatif tanah air.

"Awalnya saya berprofesi sebagai karyawan, namun popularitas templat yang saya buat mendorong saya menjadi kreator penuh waktu hingga terpilih sebagai Top Creator CapCut 2026," kata Kesi Ismayani, kreator asal Bogor, dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga: Kalis Mardiasih Cerita Tantangan Jadi Konten Kreator Isu Sosial, Pernah Diserang Fans Selebriti

Inisiatif CapCut ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif yang kini menjadi salah satu pilar utama perekonomian nasional. Berdasarkan data tahun 2025, sektor ekonomi kreatif Indonesia berhasil menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja, atau setara dengan 18,7 persen dari total tenaga kerja nasional, meningkat dari 26,48 juta pada tahun sebelumnya.

Kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada 2024 juga tercatat sangat signifikan, yakni mencapai Rp1.611,2 triliun atau sebesar 7,28 persen. CapCut hadir mengisi ruang pada subsektor film, animasi, video, dan konten digital yang menjadi bagian dari 17 subsektor prioritas yang dipantau oleh Kementerian Ekonomi Kreatif.



Selain memberikan ruang ekspresi, platform ini membuka peluang karier profesional bagi para desainer, motion artist, hingga kreator kecerdasan buatan (AI) melalui mekanisme monetisasi. Hal ini memungkinkan kreativitas tidak lagi sekadar menjadi hobi, melainkan instrumen ekonomi yang produktif bagi masyarakat luas tanpa terbatas oleh kendala geografis.

Pemenang penghargaan Best Template Production CapCut Gala 2026, Abu Laist, mengungkapkan bahwa teknologi digital memungkinkan kreator dari daerah, seperti Lampung, untuk menembus pasar regional Asia Tenggara. Kemudahan akses teknologi ini membantu para pelaku usaha kreatif mandiri dalam memperluas jangkauan karya serta membuka peluang kolaborasi lintas negara.

Baca Juga: Irfan Bahtiar Ungkap Rahasia Sukses Ngonten dengan Pahami Kebutuhan Audiens

Dukungan teknologi yang diberikan mencakup fitur utilitas berbasis AI seperti text-to-image dan AI poster yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas. Fitur-fitur tersebut memungkinkan siapa pun menghasilkan konten video berkualitas tinggi dalam waktu singkat, sehingga menurunkan hambatan teknis bagi pemula yang ingin terjun ke industri kreatif.

Ke depan, CapCut berkomitmen untuk terus menjadi mitra pertumbuhan bagi kreator Indonesia dengan menghadirkan teknologi yang relevan dan peluang nyata. Transformasi digital ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan kompetitif di kancah global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
ASEAN-India Bazaar 2026...
ASEAN-India Bazaar 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis Lintas Kawasan
Akad Massal KUR 1.000...
Akad Massal KUR 1.000 UMKM, BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali
Kemenko PM: Kasus Amsal...
Kemenko PM: Kasus Amsal Sitepu Ancaman bagi Inovasi Ekonomi Kreatif
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Rekomendasi
Digelar 5 Hari, Ini...
Digelar 5 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 untuk Murid TK
Polisi Berpeluang Periksa...
Polisi Berpeluang Periksa Febrie Adriansyah terkait Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Harta Kekayaan Rudi...
Harta Kekayaan Rudi Margono Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah Capai Rp7,2 Miliar, Ini Rinciannya
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved