PALMEX Jakarta 2026 Jawab Tantangan Industri Sawit Global dari Inovasi hingga Digitalisasi

Sabtu, 09 Mei 2026 - 09:59 WIB
loading...
PALMEX Jakarta 2026...
PALMEX Jakarta ke-16 pertemukan pelaku industri, pemangku kepentingan, dan investor global dengan inovasi teknologi terbaru yang mendukung produktivitas, ketahanan usaha, serta arah keberlanjutan sektor sawit. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PALMEX Jakarta ke-16 kembali hadir pada 6-7 Mei 2026 sebagai pameran teknologi kelapa sawit internasional berskala besar di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran. Dengan tema ‘Mendorong Industri Kelapa Sawit Global Melalui Inovasi dan Transformasi Digital’, pameran ini hadir sebagai wadah untuk mempertemukan pelaku industri, pemangku kepentingan, dan investor global dengan inovasi teknologi terbaru yang mendukung produktivitas, ketahanan usaha, serta arah keberlanjutan sektor sawit di Indonesia.

Industri kelapa sawit merupakan salah satu sektor yang memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional Indonesia. Tidak hanya menjadi sumber devisa, industri ini juga berperan sebagai penggerak ekonomi daerah, penyerap tenaga kerja yang besar, serta pilar ketahanan energi nasional melalui program biodiesel yang terus diperluas.

Arah kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pertanian saat ini juga tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi di sektor hulu, tetapi juga pada penguatan hilirisasi agar nilai tambah dinikmati di dalam negeri. Pengembangan produk turunan sawit, mulai dari pangan olahan, oleokimia, hingga bioenergi seperti biodiesel, dinilai menjadi kunci memperkokoh ketahanan energi sekaligus memperluas lapangan kerja.

Baca Juga: Inovasi Digital Membentuk Masa Depan Industri Sawit

Data Kementerian Pertanian membeberkan produksi rata-rata per provinsi tahun 2020-2024. Terdapat sembilan provinsi sentra kelapa sawit dengan kontribusi kumulatif mencapai 86,80% terhadap total produksi minyak sawit Indonesia. Produksi kelapa sawit Indonesia tahun 2024 dalam wujud minyak sawit (angka sementara) sebesar 47,47 juta ton, meningkat sebesar 0,83% dibandingkan tahun sebelumnya.



CEO Fireworks Trade Media Group, Kenny Yong mengatakan, tidak dapat dipungkiri bahwa digitalisasi telah mengubah wajah industri kelapa sawit. PALMEX Jakarta 2026 hadir sebagai ruang yang tepat untuk mempercepat adopsi teknologi tersebut dan mendorong persaingan industri Indonesia di kancah global.

PALMEX Jakarta menjadi platform yang terfokus bagi para pemangku kepentingan di seluruh rantai nilai kelapa sawit. "Mulai dari perkebunan dan pabrik hingga refinery dan pelaku hilir untuk mencari Solusi praktis yang dapat meningkatkan hasil produksi, efisiensi proses, serta mendukung produksi yang berkelanjutan," ujar Kenny, Rabu (6/5).

Baca Juga: Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi Produk Turunan Kelapa Sawit dari UMKM

Tahun ini, PALMEX Jakarta menarik lebih dari 300 brand dari Asia dan Eropa dan diperkirakan 7.000 profesional industri terlibat dalam pameran ini. Fokus PALMEX Jakarta 2026 adalah menampilkan teknologi di bidang pengolahan, milling, otomasi, digitalisasi, serta manajemen lingkungan sehingga para pembeli dari sektor perkebunan, pabrik, dan refinery dapat datang untuk mencari teknologi dan solusi langsung dari pemasok global.

Selain itu, beberapa topik seminar menarik yang dapat diikuti antara lain bertema "International Cooperation for Sustainable Palm Oil Sector" dan "Building a Resilient and Responsible Palm Oil Industry through Technology, Digitalization & Compliance".
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Rekomendasi
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Sidang PK Nikita Mirzani,...
Sidang PK Nikita Mirzani, Kuasa Hukum Menangis Minta Kliennya Dihadirkan
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Berita Terkini
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Transformasi Digital...
Transformasi Digital Kepabeanan, 1.600 Pengguna Jasa Ikuti Sosialisasi Dokap Online Bea Cukai Priok
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved