Perkuat Literasi lewat Pojok Baca di SD Muhammadiyah Worawari dan Edukasi Keuangan Bagi Mahasiswa
Sabtu, 09 Mei 2026 - 17:51 WIB
loading...
RupiahCepat memperkuat komitmen dalam mendukung peningkatan literasi masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan dengan menghadirkan fasilitas pojok baca dan edukasi keuangan. Foto/Dok
A
A
A
YOGYAKARTA - PT Kredit Utama Fintech Indonesia (RupiahCepat) memperkuat komitmen dalam mendukung peningkatan literasi masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan GROW with RupiahCepat, dengan menghadirkan fasilitas pojok baca di SD Muhammadiyah Worawari, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan literasi dasar sejak usia dini. Berdasarkan data Programme for International Student Assessment (PISA) 2022, kemampuan membaca pelajar Indonesia masih tergolong rendah, menempati peringkat ke-63 dari 81 negara di dunia dan peringkat ke-6 di ASEAN.
Adapun nilai kemampuan membaca pelajar Indonesia hanya mencapai 359, angka ini jauh di bawah rata-rata anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan minat baca dan kemampuan memahami informasi menjadi kebutuhan mendesak dalam mempersiapkan generasi muda yang lebih adaptif dan kritis.
Baca Juga: RupiahCepat Perluas Edukasi Keuangan lewat Program Inklusi
Melalui program ini, RupiahCepat memberikan bantuan pojok baca berupa rak dan buku bacaan yang diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan serta mendorong budaya membaca di lingkungan sekolah. Kegiatan ini melibatkan 49 siswa dan 13 guru SD Muhammadiyah Worawari.
Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan literasi dasar sejak usia dini. Berdasarkan data Programme for International Student Assessment (PISA) 2022, kemampuan membaca pelajar Indonesia masih tergolong rendah, menempati peringkat ke-63 dari 81 negara di dunia dan peringkat ke-6 di ASEAN.
Adapun nilai kemampuan membaca pelajar Indonesia hanya mencapai 359, angka ini jauh di bawah rata-rata anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan minat baca dan kemampuan memahami informasi menjadi kebutuhan mendesak dalam mempersiapkan generasi muda yang lebih adaptif dan kritis.
Baca Juga: RupiahCepat Perluas Edukasi Keuangan lewat Program Inklusi
Melalui program ini, RupiahCepat memberikan bantuan pojok baca berupa rak dan buku bacaan yang diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan serta mendorong budaya membaca di lingkungan sekolah. Kegiatan ini melibatkan 49 siswa dan 13 guru SD Muhammadiyah Worawari.
Lihat Juga :