Krisis Energi Kian Nyata, Cadangan Minyak Dunia Terkuras hingga Level Terendah
Minggu, 10 Mei 2026 - 20:08 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi tersebut berdampak langsung pada meroketnya harga bensin di AS yang melonjak hingga 50% sejak pecahnya konflik pada akhir Februari lalu. Berdasarkan data AAA, harga rata-rata nasional kini mencapai USD4,52 per galon, bahkan di wilayah tertentu seperti California, beban konsumen meningkat secara signifikan akibat terbatasnya stok musiman.
Cadangan minyak mentah AS, termasuk Strategic Petroleum Reserve (SPR), terus menyusut selama empat pekan berturut-turut hingga mencapai level terendah sejak tahun 2005. Guna membendung dampak tersebut, Departemen Energi AS telah melepaskan hampir 80 juta barel cadangan minyak sebagai bagian dari upaya kolektif global bersama IEA untuk menstabilkan pasar.
Baca Juga: Mojtaba Perintahkan Militer Iran Lanjutkan Perang, 2 Drone Hantam UEA
Krisis energi juga mulai melumpuhkan sektor transportasi udara di Eropa, dengan hub Amsterdam-Rotterdam-Antwerpen mencatatkan penurunan stok bahan bakar hingga sepertiga. Maskapai besar seperti Lufthansa terpaksa membatalkan 20.000 jadwal penerbangan jarak pendek hingga Oktober mendatang demi menghemat puluhan ribu metrik ton bahan bakar jet.
Sementara, Ekonom Nouriel Roubini memperingatkan bahwa pasar masih cenderung meremehkan risiko jangka panjang dari konflik ini terhadap infrastruktur energi regional. Jika blokade Selat Hormuz terus bertahan, harga minyak dunia diperkirakan dapat melonjak hingga menembus angka USD200 per barel, yang berisiko menyeret ekonomi global ke dalam jurang stagflasi serupa di era 1970-an.
Cadangan minyak mentah AS, termasuk Strategic Petroleum Reserve (SPR), terus menyusut selama empat pekan berturut-turut hingga mencapai level terendah sejak tahun 2005. Guna membendung dampak tersebut, Departemen Energi AS telah melepaskan hampir 80 juta barel cadangan minyak sebagai bagian dari upaya kolektif global bersama IEA untuk menstabilkan pasar.
Baca Juga: Mojtaba Perintahkan Militer Iran Lanjutkan Perang, 2 Drone Hantam UEA
Krisis energi juga mulai melumpuhkan sektor transportasi udara di Eropa, dengan hub Amsterdam-Rotterdam-Antwerpen mencatatkan penurunan stok bahan bakar hingga sepertiga. Maskapai besar seperti Lufthansa terpaksa membatalkan 20.000 jadwal penerbangan jarak pendek hingga Oktober mendatang demi menghemat puluhan ribu metrik ton bahan bakar jet.
Sementara, Ekonom Nouriel Roubini memperingatkan bahwa pasar masih cenderung meremehkan risiko jangka panjang dari konflik ini terhadap infrastruktur energi regional. Jika blokade Selat Hormuz terus bertahan, harga minyak dunia diperkirakan dapat melonjak hingga menembus angka USD200 per barel, yang berisiko menyeret ekonomi global ke dalam jurang stagflasi serupa di era 1970-an.
(nng)
Lihat Juga :