Sucofindo dan ABPEDNAS Bangun Sumur Air Bersih di 70 Titik
Senin, 11 Mei 2026 - 19:38 WIB
loading...
PT Sucofindo bersama ABPEDNAS memulai pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai wilayah Indonesia. FOTO/dpk.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Sucofindo bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) memulai pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari komitmen mendukung kedaulatan air nasional. Program bertajuk “Jaga Air Bersih untuk Desa” ini merupakan implementasi nyata Asta Cita Presiden Prabowo Subianto guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan akses layanan dasar yang inklusif.
"Air bersih bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga fondasi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat desa. Melalui kolaborasi ini, ABPEDNAS bersama Sucofindo ingin memastikan pembangunan hadir hingga ke desa yang membutuhkan," ujar Ketua Umum ABPEDNAS, Indra Utama dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2026).
Baca Juga: SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Indra menjelaskan inisiatif tersebut sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin keenam mengenai akses air bersih dan sanitasi layak. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses infrastruktur air bersih.
Pembangunan sarana air bersih ini tersebar di 70 titik wilayah operasional Sucofindo yang mencakup Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Program ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 3.500 hingga 7.000 masyarakat desa, sekaligus menjadi rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-70 Sucofindo pada Oktober mendatang.
Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, menekankan pentingnya tata kelola dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program sosial berskala nasional ini. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan program berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga desa.
Baca Juga: Layanan AMDAL Sucofindo Peroleh Apresiasi ADI NITI dari KLHK
Direktur Utama Sucofindo, Sandry Pasambuna, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional perusahaan. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), Sucofindo berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi sosial di luar layanan bisnis intinya.
"Kami berharap kehadiran Sucofindo tidak hanya dirasakan melalui layanan bisnis, tetapi juga melalui dampak sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Program ini sekaligus menjadi wujud dukungan perusahaan terhadap pembangunan desa berkelanjutan," kata Sandry.
Pembangunan sumur air bersih ini akan dilaksanakan secara bertahap dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 22 Oktober 2026. Melalui sinergi antara BUMN dan organisasi desa, program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian desa dalam mengelola sumber daya air demi meningkatkan standar kesehatan masyarakat secara nasional.
"Air bersih bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga fondasi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat desa. Melalui kolaborasi ini, ABPEDNAS bersama Sucofindo ingin memastikan pembangunan hadir hingga ke desa yang membutuhkan," ujar Ketua Umum ABPEDNAS, Indra Utama dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2026).
Baca Juga: SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Indra menjelaskan inisiatif tersebut sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin keenam mengenai akses air bersih dan sanitasi layak. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses infrastruktur air bersih.
Pembangunan sarana air bersih ini tersebar di 70 titik wilayah operasional Sucofindo yang mencakup Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Program ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 3.500 hingga 7.000 masyarakat desa, sekaligus menjadi rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-70 Sucofindo pada Oktober mendatang.
Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, menekankan pentingnya tata kelola dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program sosial berskala nasional ini. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan program berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga desa.
Baca Juga: Layanan AMDAL Sucofindo Peroleh Apresiasi ADI NITI dari KLHK
Direktur Utama Sucofindo, Sandry Pasambuna, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional perusahaan. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), Sucofindo berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi sosial di luar layanan bisnis intinya.
"Kami berharap kehadiran Sucofindo tidak hanya dirasakan melalui layanan bisnis, tetapi juga melalui dampak sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Program ini sekaligus menjadi wujud dukungan perusahaan terhadap pembangunan desa berkelanjutan," kata Sandry.
Pembangunan sumur air bersih ini akan dilaksanakan secara bertahap dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 22 Oktober 2026. Melalui sinergi antara BUMN dan organisasi desa, program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian desa dalam mengelola sumber daya air demi meningkatkan standar kesehatan masyarakat secara nasional.
(nng)
Lihat Juga :