Tokenisasi Aset Pintu Meroket Capai USD29 Miliar di 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 22:53 WIB
loading...
Tokenisasi Aset Pintu...
Platform edukasi aplikasi PINTU, sektor tokenisasi aset atau Real-World Assets (RWA) disebut mencatatkan pertumbuhan eksplosif menembus angka USD39,6 miliar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dikutip dari Pintu Academy, platform edukasi aplikasi PINTU , sektor tokenisasi aset atau Real-World Assets (RWA) disebut mencatatkan pertumbuhan eksplosif. Berdasarkan data RWA.xyz per 8 Mei 2026, kapitalisasi pasar tokenisasi aset telah menembus angka USD39,6 miliar.

Angka tersebut meroket tajam dari hanya USD1,8 miliar pada awal 2024. Lonjakan ini didorong oleh adopsi masif dari institusi keuangan raksasa global dan tingginya minat investor ritel terhadap akses pasar global yang fleksibel.

Tokenisasi aset adalah representasi digital dari aset dunia nyata seperti saham AS, obligasi, atau emas yang diterbitkan sebagai token di jaringan blockchain . Setiap token memiliki rasio nilai 1:1 dengan aset aslinya. Inovasi tokenisasi aset mendobrak batasan investasi tradisional dengan menghadirkan kecepatan transaksi dalam hitungan detik, perdagangan 24/7 tanpa henti, dan transparansi.

"Masuknya pemain raksasa seperti BlackRock, JPMorgan, dan Goldman Sachs menunjukkan bahwa tokenisasi kini menjadi fondasi infrastruktur keuangan generasi berikutnya. Firma riset McKinsey & Company bahkan memproyeksikan kapitalisasi sektor ini akan menembus USD2 triliun pada tahun 2030," ungkap Blockchain & Crypto Specialist PINTU, Ari Budi Santosa.

Baca Juga: Pasar Tokenisasi Aset Sentuh Rp423 T, Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenized Assets Global

Tokenisasi aset saham membuka aksesibilitas bagi investor ritel. Saat ini, tokenisasi saham (seperti saham Apple atau Nvidia) dan komoditas (seperti PAXG untuk emas) menjadi instrumen paling diburu. Jika sebelumnya saham global atau emas batangan membutuhkan modal besar dan proses birokrasi yang rumit, kini investor bisa membelinya dengan mudah.



Di Indonesia, platform investasi seperti aplikasi Pintu telah membuka akses ke tokenized assets dan memungkinkan investor membeli saham perusahaan top AS dan emas fisik hanya dengan modal mulai dari Rp11.000. Sistem self-custody pada blockchain juga memastikan investor memegang kendali penuh atas aset mereka tanpa risiko kegagalan pihak ketiga (broker).

Dari segi kepastian hukum, adopsi tokenisasi di Indonesia telah mendapat lampu hijau. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meresmikan kerangka aturannya melalui POJK Nomor 27 Tahun 2024 dan POJK 23/2025, yang memberikan payung hukum bagi investor domestik. Di kancah global, institusi seperti The Fed dan SEC juga telah memberikan izin beroperasinya aset ini.

Baca Juga: Enam Tahun Perjalanan Pintu Hadirkan Layanan Trading dan Investasi Aset Kripto

"Tokenisasi aset terbukti bukan sekadar tren kripto jangka pendek. Teknologi ini secara perlahan namun pasti sedang membangun ulang lapisan infrastruktur investasi global, menggabungkan stabilitas aset dunia nyata dengan efisiensi teknologi blockchain," paparnya.

Sektor tokenisasi RWA ini merupakan salah satu sektor paling menjanjikan di dunia aset kripto. Meski demikian, para analis mengingatkan bahwa instrumen ini tidak lepas dari risiko.

Investor harus mewaspadai potensi bug atau eksploitasi pada program smart contract, risiko transparansi dari kustodian penyimpan aset fisik, dan risiko likuiditas pada jam minim aktivitas trading.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
IPOT Edukasi Transformasi...
IPOT Edukasi Transformasi AI dan Literasi Finansial ke Generasi Muda eSports
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
5 Platform Crypto Terbaik...
5 Platform Crypto Terbaik 2026
5 Aplikasi Crypto Terbaik...
5 Aplikasi Crypto Terbaik di Indonesia untuk Investasi Aman dan Mudah
5 Aplikasi Trading Deposit...
5 Aplikasi Trading Deposit Kecil Cocok untuk Pemula
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Berita Terkini
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved