Panin Dai-ichi Life Bayar Klaim Penyakit Kritis Rp2 Miliar di Medan, Bukti Nyata Perlindungan Finansial Keluarga
Selasa, 12 Mei 2026 - 12:03 WIB
loading...
Seremoni penyerahan klaim penyakit kritis Rp2 miliar oleh Panin Dai-ichi Life kepada ahli waris nasabah di Kantor Pemasaran Medan, April 2026.
A
A
A
Penyakit kritis adalah salah satu risiko finansial yang dapat dialami sebuah keluarga. Biaya pengobatan yang besar, hilangnya pendapatan, dan ketidakpastian masa depan bisa terjadi bersamaan. Untuk itulah asuransi jiwa dengan manfaat penyakit kritis hadir sebagai bagian penting dari perencanaan keuangan keluarga yang menyeluruh.
Pada 30 April 2026, Panin Dai-ichi Life menyerahkan klaim penyakit kritis senilai Rp2.000.000.000 kepada perwakilan ahli waris nasabah di Kantor Pemasaran Medan. Pembayaran ini berasal dari manfaat pertanggungan tambahan Prime Critical Illness dari produk Panin Assurance Investlink.
Pembayaran klaim merupakan wujud tanggung jawab utama perusahaan asuransi jiwa dalam memenuhi janji perlindungan kepada nasabah. Dengan dukungan fundamental keuangan yang kuat, Panin Dai-ichi Life memastikan setiap kewajiban dipenuhi secara tepat waktu sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan ekonomi keluarga Indonesia dalam jangka panjang.
Penyerahan klaim dilakukan oleh Andika selaku Business Development Director Panin Dai-ichi Life, yang didampingi oleh Wahyudi Thomas, Owner General Agency Kiseki Sukses Sejahtera, kepada perwakilan ahli waris yang turut didampingi oleh Endy Tantono, Business Developer.
Presiden Direktur Panin Dai-ichi Life, Fadjar Gunawan, menegaskan bahwa pembayaran klaim adalah momen kebenaran (moment of truth) bagi sebuah perusahaan asuransi. "Pembayaran klaim merupakan wujud tanggung jawab utama kami dalam memenuhi janji perlindungan. Dengan proteksi penyakit kritis yang tepat, keluarga tetap memiliki stabilitas finansial meskipun harus menghadapi kondisi kesehatan yang serius," ujar Fadjar.
Performa Keuangan yang Kokoh
Di balik kecepatan pembayaran klaim, terdapat pondasi keuangan yang sangat sehat. Berdasarkan data per 31 Maret 2026, Panin Dai-ichi Life menunjukkan taji sebagai pemain asuransi yang kredibel:
-Total aset konvensional sebesar Rp9,8 triliun
-Aset syariah lebih dari Rp311 miliar
-Rasio solvabilitas (RBC) sebesar 1.203,51%
-RBC Dana Perusahaan: 4.544,93%
-RBC Dana Tabarru & Tanahud: 809,04%
Angka RBC tersebut jauh melampaui ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang hanya sebesar 120%. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki ketahanan modal yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban kepada seluruh nasabahnya.
Catatan Pembayaran Klaim yang Impresif
Sepanjang tahun 2025 saja, Panin Dai-ichi Life telah menggelontorkan total klaim lebih dari Rp860 miliar. Nilai ini mencakup berbagai jenis proteksi mulai dari kesehatan, tutup usia, hingga penyakit kritis, baik untuk produk konvensional maupun syariah.
Mengapa Asuransi Penyakit Kritis Itu Penting?
Risiko penyakit kritis sering kali datang "satu paket" dengan tiga masalah besar, yakni biaya medis yang melambung tinggi; hilangnya pendapatan (karena pasien tidak lagi produktif) dan ketidakpastian masa depan bagi anggota keluarga yang ditinggalkan.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, Panin Dai-ichi Life terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan literasi keuangan. Memahami polis asuransi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis dalam perencanaan keuangan jangka panjang.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai solusi perlindungan ini, Panin Dai-ichi Life menyediakan akses melalui tenaga pemasar berlisensi maupun kanal informasi resmi perusahaan.
Pada 30 April 2026, Panin Dai-ichi Life menyerahkan klaim penyakit kritis senilai Rp2.000.000.000 kepada perwakilan ahli waris nasabah di Kantor Pemasaran Medan. Pembayaran ini berasal dari manfaat pertanggungan tambahan Prime Critical Illness dari produk Panin Assurance Investlink.
Pembayaran klaim merupakan wujud tanggung jawab utama perusahaan asuransi jiwa dalam memenuhi janji perlindungan kepada nasabah. Dengan dukungan fundamental keuangan yang kuat, Panin Dai-ichi Life memastikan setiap kewajiban dipenuhi secara tepat waktu sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan ekonomi keluarga Indonesia dalam jangka panjang.
Penyerahan klaim dilakukan oleh Andika selaku Business Development Director Panin Dai-ichi Life, yang didampingi oleh Wahyudi Thomas, Owner General Agency Kiseki Sukses Sejahtera, kepada perwakilan ahli waris yang turut didampingi oleh Endy Tantono, Business Developer.
Presiden Direktur Panin Dai-ichi Life, Fadjar Gunawan, menegaskan bahwa pembayaran klaim adalah momen kebenaran (moment of truth) bagi sebuah perusahaan asuransi. "Pembayaran klaim merupakan wujud tanggung jawab utama kami dalam memenuhi janji perlindungan. Dengan proteksi penyakit kritis yang tepat, keluarga tetap memiliki stabilitas finansial meskipun harus menghadapi kondisi kesehatan yang serius," ujar Fadjar.
Performa Keuangan yang Kokoh
Di balik kecepatan pembayaran klaim, terdapat pondasi keuangan yang sangat sehat. Berdasarkan data per 31 Maret 2026, Panin Dai-ichi Life menunjukkan taji sebagai pemain asuransi yang kredibel:
-Total aset konvensional sebesar Rp9,8 triliun
-Aset syariah lebih dari Rp311 miliar
-Rasio solvabilitas (RBC) sebesar 1.203,51%
-RBC Dana Perusahaan: 4.544,93%
-RBC Dana Tabarru & Tanahud: 809,04%
Angka RBC tersebut jauh melampaui ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang hanya sebesar 120%. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki ketahanan modal yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban kepada seluruh nasabahnya.
Catatan Pembayaran Klaim yang Impresif
Sepanjang tahun 2025 saja, Panin Dai-ichi Life telah menggelontorkan total klaim lebih dari Rp860 miliar. Nilai ini mencakup berbagai jenis proteksi mulai dari kesehatan, tutup usia, hingga penyakit kritis, baik untuk produk konvensional maupun syariah.
Mengapa Asuransi Penyakit Kritis Itu Penting?
Risiko penyakit kritis sering kali datang "satu paket" dengan tiga masalah besar, yakni biaya medis yang melambung tinggi; hilangnya pendapatan (karena pasien tidak lagi produktif) dan ketidakpastian masa depan bagi anggota keluarga yang ditinggalkan.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, Panin Dai-ichi Life terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan literasi keuangan. Memahami polis asuransi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis dalam perencanaan keuangan jangka panjang.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai solusi perlindungan ini, Panin Dai-ichi Life menyediakan akses melalui tenaga pemasar berlisensi maupun kanal informasi resmi perusahaan.
(unt)
Lihat Juga :